DKI Tegaskan SIKM Masih Tetap Berlaku

DKI Tegaskan SIKM Masih Tetap Berlaku
Petugas gabungan dari Kepolisian, Dinas Perhubungan, dan Satpol-PP saat melakukan pengecekan Surat Izin Keluar atau Masuk (SIKM) terhadap kendaraan yang akan memasuki wilayah Jakarta di gerbang tol Cikupa, Tangerang. (Foto: Beritasatu Photo / Joanito De Saojoao)
Yustinus Paat / YUD Kamis, 2 Juli 2020 | 21:32 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menegaskan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) DKI Jakarta masih berlaku sampai sekarang. SIKM, kata Syafrin, berlaku selama Indonesia dalam keadaan status bencana nasional non alam sebagaimana diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2020.

"Sesuai Pergub Nomor 60 Tahun 2020, SIKM tetap berlaku, sampai penetapan status Bencana Nasional non Alam berakhir," kata Syafrin saat dihubungi, Kamis (2/7/2020).

Karena itu, kata Syafrin, para petugas masih melakukan penyekatan pada ruas-ruas jalan arteri dan memastikan yang keluar-masuk Jakarta memilik SIKM sebagaimana diatur dalam Pergub Nomor 60 Tahun 2020.

"Untuk penyekatan tetap dilaksanakan pada ruas jalan arteri," tandas dia.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengusulkan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 agar SIKM wilayah Jakarta dihapus.

“SIKM ini memang kewenangan dari Pemprov DKI. Saya sudah memberikan catatan kepada Gugus Tugas agar itu sekalian ditiadakan saja,” kata Menhub Budi saat rapat kerja dengan Komisi V DPR di Jakarta, Rabu (1/7/2020).

Menhub menilai SIKM tidak menyeluruh diwajibkan kepada penumpang angkutan umum, tetapi hanya untuk angkutan udara, kereta api, dan bus AKAP (antarkota antarprovinsi). “Karena memang percuma udara, kereta api, bus (berlaku SIKM) tetapi darat tidak dilakukan, saya sudah sampaikan,” katanya. 



Sumber: BeritaSatu.com