5 Pekan Dilantik, Anies Baswedan Setor LHKPN

5 Pekan Dilantik, Anies Baswedan Setor LHKPN
Menteri Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan (kiri) menunjukkan berkas setibanya di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (28/11). ( Foto: Antara/Reno Esnir )
Erwin C Sihombing / FMB Jumat, 28 November 2014 | 18:50 WIB

Jakarta - Setelah 5 pekan dilantik, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah dan Kebudayaan Anies Baswedan baru menyetor Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Sudah (lengkap) Insya Allah tinggal di-submit (diserahkan)," kata Anies, di Kantor KPK, Jumat (28/11).

Anies Baswedan dilantik sebagai menteri bersama 33 anggota Kabinet Kerja 2014-2019 sejak 27 Oktober 2014. Laporan Anies menandakan hanya 15 menteri kabinet yang telah melapor LHKPN.

Mereka antara lain adalah Mendagri Tjahjo Kumolo, Menkop dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Menpora Ilham Nachrawi, dan Menkeu Bambang Brodjonegoro.

Kemudian, Menkes Nila F Moeloek, Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menpar Arief Yahya, Mentan Amran Sulaiman, Menpan-RB Yuddy Chrisnandi, dan Wamenkeu Mardiasmo.

Anies beralasan, lambannya dirinya menyetor LHKPN mengingat statusnya sebelum diangkat sebagai menteri hanya warga negara biasa. Sehingga proses pengumpulan informasi LHKPN memerlukan waktu yang tidak singkat.

"Karena saya warga negara bukan penyelenggara negara. Jadi mengumpulkan informasinya lengkap. Tapi saya suka, karena dengan begitu siapapun‎ yang ditugasi jadi penyelenggara negara, catatannya lengkap," ujarnya.

Sumber: Suara Pembaruan