Tahun Depan, BNN Targetkan Rehabilitasi 400.000 Pecandu Narkoba

Tahun Depan, BNN Targetkan Rehabilitasi 400.000 Pecandu Narkoba
Badan Narkotika Nasional (BNN)memusnahkan barang bukti dari hasil pengungkapan dua kasus narkotika di halaman Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (26/11) ( Foto: BeritaSatu.com/Priska Sari Pratiwi )
Kamis, 19 Februari 2015 | 13:44 WIB

Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) menargetkan merehabilitasi 400.000 pecandu narkoba tahun depan. Hal ini untuk menghapus jumlah pecandu narkoba di Indonesia.

"Tapi tak bisa sekarang, tahun depan menargetkan segitu (400.000 pecandu)," kata Kabag Humas BNN Sumirat Dwiyanto di Jakarta, Kamis (19/2).

Target tersebut dilakukan apabila target merehabilitasi 100.000 pecandu narkoba tercapai pada tahun ini.

"Di Indonesia ada empat juta pecandu, kalau setahun 400.000 pecandu direhabilitasi berarti 10 tahun pekerjaan itu bisa selesai," ujarnya.

Sumirat juga memperhitungkan jumlah pecandu baru yang muncul setiap tahunnya. Dengan adanya pecandu baru yang muncul, penghapusan pecandu narkoba di Indonesia bertambah dua tahun untuk rehabilitasi.

"Bagaimana dengan pecandu baru? Pasti ada. Pecandu baru kurang lebih 75.000 per tahun, itu bisa diatasi selama dua tahun. Jadi 10 tahun tambah dua tahun, 12 tahun untuk Indonesia benar-benar bersih dari narkoba," kata dia.

BNN sendiri bekerja sama dengan pemerintah daerah dan RSUD di seluruh Indonesia untuk membantu percepatan rehabilitasi pecandu narkoba.

Ke depannya, Sumirat mengatakan, BNN juga akan bekerja sama dengan rumah sakit swasta serta pusat rehabilitasi yang dimiliki masyarakat.

Sumber: Antara