Polisi Sebut Ada Dugaan Penganiayaan Pegawai KPK

Polisi Sebut Ada Dugaan Penganiayaan Pegawai KPK
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono ( Foto: Beritasatu TV )
Bayu Marhaenjati / WBP Senin, 11 Februari 2019 | 19:29 WIB

Jakarta, Beritasatu.com- Penyidik Polda Metro Jaya, memastikan ada dugaan tindak pidana terkait laporan penganiayaan pegawai KPK Muhammad Gilang Wicaksono, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat. Penyidik sudah memiliki bukti permulaan cukup sehingga meningkatkan status menjadi penyidikan.

"Sudah naik sidik kok (berarti ada dugaan tindak pidana-Red)," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, di Jakarta, Senin (11/2).

Dikatakan Argo, penyidik bekerja secara profesional dalam mengungkap setiap dugaan tindak pidana yang dilaporkan. "Polisi bekerja secara profesional dan berdasarkan fakta-fakta, nggak cuma visum saja, (pemeriksaan) saksi-saksi dan lainnya," ungkap Argo.

Sebelumnya diberitakan, Kuasa Hukum Pemprov Papua Stefanus Roy Rening membantah, adanya penganiayaan terhadap pegawai KPK Muhammad Gilang Wicaksono hingga mengalami luka sobek pada wajah dan retak hidung, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.

Roy mengaku, telah menyerahkan dan memperlihatkan foto korban kepada penyidik pada saat kejadian. Menurutnya, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada wajah atau tubuh korban.

Polisi menerima laporan kasus dugaan penganiayaan terhadap pegawai KPK Muhammad Gilang Wicaksono, terkait Pasal 170 KUHP, Pasal 211 KUHP dan atau Pasal 212 KUHP tentang pengeroyokan terhadap petugas yang sedang menjalani tugas, Minggu (3/4) kemarin.

Kasus dugaan penganiayaan itu terjadi saat menjelang Sabtu tengah malam, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat. Saat itu korban sedang ditugaskan untuk melakukan pengecekan lapangan merespon laporan masyarakat tentang adanya indikasi korupsi.



Sumber: BeritaSatu.com