Ahmad Dhani Disebut Korban Politik, Polri: Itu Persepsi

Ahmad Dhani Disebut Korban Politik, Polri: Itu Persepsi
Ahmad Dhani. ( Foto: Antara )
Farouk Arnaz / WM Kamis, 21 Februari 2019 | 19:19 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com —Mabes Polri angkat bicara terkait tudingan Wakil Ketua DPR Fadli Zon jika Ahmad Dhani adalah korban operasi politik. Hal itu dikatakan Fadli setelah bertemu Dhani di Rutan Medaeng, Surabaya, Rabu (20/2) malam.

“Itu kan persepsi dia. Pendapat secara perorangan, silakan. Tapi polisi dalam hal ini tetap melakukan proses penyelidikan itu berpijak pada fakta hukum yang sudah dianalisa dan bisa dijadikan barang bukti pada saat persidangan,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, di Mabes Polri Kamis (21/2/2019).

Pada intinya, Dedi melanjutkan, Polri tak menanggapi pendapat berdasarkan persepsi orang per orang.

“Silakan saja berpersepsi. Polisi melakukannya sesuai fakta hukum. Buktinya dia (Dhani) sudah divonis terbukti perbuatan melawan hukumnya. Pengadilannya terbuka, adil, dan transparan,” lanjutnya.

Jika ada yang merasa terganggu menyangkut hak konstitusionalnya, dia bisa mengajukan sidang praperadilan dan dia juga bisa mengajukan keberatan saat persidangan.

Dhani saat ini menghadapi kasus pencemaran nama baik melalui ujaran 'idiot' di Surabaya usai kasus ujaran kebencian yang dia lakukan diputus oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (28/1) lalu.



Sumber: BeritaSatu.com