Ahli Digital Forensik Tampilkan Percakapan WA Ratna Sarumpaet

Ahli Digital Forensik Tampilkan Percakapan WA Ratna Sarumpaet
Ratna Sarumpaet Terdakwa kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks didampingi penasehat hukumnya saat mengikuti sidang lanjutan di PN Jakarta Selatan, Selasa 23 April 2019. ( Foto: ANTARA FOTO / Reno Esnir )
Bayu Marhaenjati / YUD Kamis, 25 April 2019 | 15:10 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU), menghadirkan ahli digital forensik Saji Purwanto, dalam sidang lanjutan kasus penyebaran berita bohong atau hoax dengan terdakwa Ratna Sarumpaet, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (25/4/2019) hari ini.

Pada saat memberikan kesaksian, Saji menunjukkan percakapan Ratna dengan Fadli Zon dan Said Iqbal ketika mengirim foto wajah lebam lewat aplikasi WhatsApp (WA), di persidangan.

"Coba itu isinya apa?" tanya Ketua Majelis Hakim Joni kepada Saji, di ruang persidangan, Kamis (25/4/3019).

Kemudian, Saji menjelaskan percakapan Ratna dengan Fadli Zon di aplikasi WhatsApp. Percakapan itu, ditampilkan di layar besar di ruang persidangan.

“Dia mengirimkan gambar. Selanjutnya dikasih keterangan,” kata Saji.

Berdasarkan gambar di layar, Ratna mengirimkan dua foto wajahnya kepada Fadli Zon, yang kemudian diberi keterangan: "Off the record 21 September malam bandara Bandung. 08 harus tau kasus apa yg menghancam saya itu."

Fadli Zon kemudian menanyakan foto siapa yang dikirim Ratna. "Mbak foto siapa?" Dibalas Ratna, "Aku."

Lantas pada pesan berikutnya, Ratna menanyakan jam berapa bisa ke rumahnya. Fadli pun membalas, "Saya otw dr DPR."

Selain Fadli, Saji juga menunjukan percakapan Ratna dengan Said Iqbal. Ratna hanya mengirimkan satu foto wajah lebam kepada Said Iqbal. Lalu mengirimkan pesan: "Segera ya Iqbal paling lambat tanggal 4. Sebelum kakak berangkat ke Chile."

Lalu Said Iqbal membalas, "Oke Kak. Pak Prabowo masih keliling Jawa Tengah."

Seusai persidangan, Saji menuturkan, percakapan yang ditunjukkan itu diambil dari ponsel Ratna.

"Ya, menampilkan komunikasi percakapan. Dikirim ke beberapa orang. Ini untuk pembuktian saja," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com