Bahan Peledak Ditemukan di Toko Ponsel Bekasi

Bahan Peledak Ditemukan di Toko Ponsel Bekasi
Tim Densus 88 Antiteror menggeledah toko Wanky Cell di Jalan Muchtar Tabrani Nomor 27 Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, 8 Mei 2019 malam. ( Foto: Suara Pembaruan / Mikael Niman )
Mikael Niman / HA Kamis, 9 Mei 2019 | 01:46 WIB

Bekasi, Beritasatu.com - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri menemukan bahan pembuat bom saat menggeledah ruko aksesoris ponsel dan komputer "Wanky Cell" di Jalan Muchtar Tabrani, Nomor 27 RT 03/RW 03, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Rabu (8/5/2019) malam.

Menurut keterangan Ketua RT setempat, Zakaria, Tim Densus 88 Antiteror menggeledah ruko sekitar pukul 17. 00 WIB. Diduga kuat, lokasi ini merupakan tempat persembunyian terduga teroris yang ada kaitannya dengan penangkapan terduga teroris di Babelan, Jatiasih, Tegal dan Bitung, beberapa waktu lalu.

"Pengeledahan polisi dilakukan sekitar pukul 17.00 WIB," ujar Ketua RT 03 Zakaria.

‎Sekitar tiga jam kemudian, kata dia, tim Densus 88 membawa beberapa koper yang diduga berisi bahan peledak. Berdasarkan foto dan informasi yang beredar‎ polisi menyita dua buah bom pipa besi tidak dilengkapi switch atau pemicu, pupuk booster lengkeng, HCL dalam botol, serbuk putih yang dalam pengananan Puslabfor, dan beberapa cairan di dalam botol yang masih ditangani Puslabfor Polri.

Usai melakukan penggeledahan, Tim Densus 88 membawa satu orang bernama, Eky. Eky merupakan pengontrak ruko "Wanky Cell" di toko tersebut. Dia bersama rekannya, Ridwan, membuka usaha aksesoris ponsel dan komputer sejak dua tahun lalu di TKP sehingga nama tokonya menjadi "Wanky", singkatan dari dari Ridwan dan Eky.

"‎Pengontrak atas nama Ridwan, sudah dua tahun kontrak di tempat saya," ujar pemilik ruko, Arief di lokasi.

Baca juga: Penemuan Bahan Peledak, Penyewa Ruko Dikenal Agamis

Namun, kata dia, hanya Eky yang diamankan oleh Tim Densus 88 Antiteror sedangkan Ridwan, masih bisa dihubungi oleh Arief melalui ponselnya.

‎"Tadi sore setelah ada pengeledahan polisi, Ridwan masih bisa dihubungi lewat HP-nya," tuturnya.

Hingga malam ini, Polres Metro Bekasi Kota masih melakukan penjagaan dan memberi garis polisi di depan ruko tersebut. Terlihat puluhan warga masih berkerumum di sekitar TKP.

"Ternyata di dalam toko, betul ada bahan peledak, aktif atau tidak saya tidak tahu. Saya juga kurang tau berapa jumlahnya." sambung Zakaria.

Rencananya, pihak Kepolisian akan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Kamis (9/5/2019) pagi ini.

"Besok pagi akan dilakukan olah TKP dengan menerjunkan tim identifikasi serta Laboratorium Forensik Polri," ujar Kapolrestro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto.

Anggota Polrestro Bekasi Kota dan Kodim 0507/ Kota Bekasi berjaga di depan sebuah toko tempat ditemukannya bahan peledak, 8 Mei 2019 malam. (Mikael Niman)



Sumber: Suara Pembaruan