BNN Sita 200 Kg Sabu-sabu di Bekasi

BNN Sita 200 Kg Sabu-sabu di Bekasi
Ilustrasi sabu-sabu ( Foto: Antara/Darwin Fatir )
Bayu Marhaenjati / YUD Minggu, 12 Mei 2019 | 15:32 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Narkotika Nasional (BNN), membekuk dua pengedar dan menyita 200 kilogram narkotika jenis sabu-sabu, termasuk juga ekstasi dan happy five, di kawasan Bekasi.

"Hasil operasi BNN, telah dilakukan penangkapan terhadap dua tersangka atas nama Zulham dan Fajar, dengan barang bukti narkotika kurang lebih 200 kilogram," ujar Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari melalui keterangan tertulis kepada Beritasatu.com, Minggu (12/5/2019).

Dikatakan Arman, kronologi pengungkapan peredaran narkotika jenis sabu-sabu asal Malaysia itu, bermula ketika tim BNN mencurigai truk yang keluar dari Tol Bintara Bekasi menuju Tambun, sekitar pukul 19.00 WIB, Jumat (10/5/2019).

"Tim BNN mengikuti truk tersebut dari sekitar pintu keluar Tol Bintara Bekasi sampai ke Tambun. Setelah truk membongkar muatan berupa kelapa dan disimpan di sebuah rumah yang merupakan toko kelontong, tim melakukan penggerebekan serta pemeriksaan. Hasil penggeledahan ditemukan narkoba jenis sabu-sabu kurang lebih 100 kilogram disimpan di dalam lemari," ungkap Arman.

Arman menyampaikan, berdasarkan keterangan tersangka Fajar, masih ada barang bukti lain, di kontrakan tersangka Zulham, di Kranji, Bekasi.

"Pada hari Minggu jam 01.00, tim BNN kemudian melakukan penggeledahan di rumah kontrakan Zulham, dan kembali ditemukan 97 bungkus sabu. Total barang bukti narkoba yang disita kurang lebih 200 kilogram terdiri dari sabu-sabu, ekstasi dan happy five (belum dihitung)," kata Arman.

Arman menambahkan, selain barang bukti narkotika, tim BNN juga menyita satu truk, mobil, sepeda motor, alat komunikasi, dan lain-lain.

"Saat ini, kasus sedang dikembangkan untuk mengejar tersangka lain yang terlibat dalam jaringannya. Diduga narkoba masuk atau diselundupkan dari Malaysia melalui jalur laut ke Indonesia, dan dibawa dari Pekanbaru dengan truk ke Jakarta serta Bekasi," tandasnya.

Lihat video:



Sumber: BeritaSatu.com