Ratna Sarumpaet Sebut Inisiatif Konferensi Pers dari Prabowo

Ratna Sarumpaet Sebut Inisiatif Konferensi Pers dari Prabowo
Terdakwa kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet, didampingi anaknya Atiqah Hasiholan untuk mengikuti sidang lanjutan di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa, 14 Mei 2019. ( Foto: ANTARA FOTO / Yulius Satria Wijaya )
Aichi Halik / AHL Selasa, 14 Mei 2019 | 18:58 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Terdakwa penyiaran berita bohong atau hoax Ratna Sarumpaet mengungkap fakta menarik dalam sidang lanjutan kasusnya.

Ratna mengatakan tidak ada yang mengajaknya untuk ikut konferensi pers terkait penganiayaan dirinya bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh lainnya pada 2 Oktober 2018.

Rencana konferensi pers tersebut dilaksanakan saat Ratna melakukan pertemuan dengan Prabowo, Amien Rais, Said Iqbal, Fadli Zon, Nanik S Deyang, dan sejumlah tokoh lainnya di Rumah Polo, Bogor, Jawa Barat.

Namun Ratna mengatakan tidak ada satu pun orang yang mengajaknya untuk konferensi pers.

"Saya hadir di situ tapi saya tidak diajak konferensi pers. Agenda ini adalah inisiatif pak Prabowo," kata Ratna dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan agenda pemeriksaan terdakwa pada Selasa (14/5/2019) .

Sebelumnya, Ratna mengatakan merasa kalut dan tidak fokus sesampainya di rumah Polo karena dalam perjalanan menuju tempat itu Ratna baru membuka ponsel dan mengetahui ternyata foto wajah lebamnya sudah viral di media sosial.

Ratna juga mengatakan, kekalutannya tersebut juga dikarenakan ingin segera mengakhiri kebohongan tersebut namun tak kuasa karena sedang berada di tempat tokoh-tokoh yang ia hormati.

"Ada kebutuhan untuk mengatakan ini salah tapi saya tidak berani. Walaupun anggapan orang saya dekat dengan Prabowo tapi saat itu terjadi di tempat orang-orang yang saya hormati dan saya bohongi," kata Ratna.



Sumber: BeritaSatu TV