KPK Sita Dokumen Rapat Bowo Sidik dengan Sejumlah BUMN

KPK Sita Dokumen Rapat Bowo Sidik dengan Sejumlah BUMN
Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar. ( Foto: Antara / Indriarto Eko Suwarso )
Fana Suparman / FER Kamis, 16 Mei 2019 | 22:32 WIB

Jakarta, Beritasatu.com -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah dokumen rapat yang dihadiri atau dipimpin anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar, Bowo Sidik Pangarso. Dokumen-dokumen itu disita tim penyidik saat memeriksa Sekretaris Jenderal DPR, Indra Iskandar, Kamis (16/5/2019).

Baca Juga: KPK Periksa Komisaris Humpuss Transportasi Kimia

Indra diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap kerja sama pengangkutan pupuk yang menjerat Bowo Sidik sebagai tersangka.

"Beberapa risalah rapat yang dipimpin oleh pak Bowo dan dihadiri oleh pak Bowo tidak sebagai pimpinan Komisi VI juga diminta. Disita oleh KPK. Seluruhannya ada 18 dokumen," kata Indra usai diperiksa penyidik di Gedung KPK.

Baca Juga: Kasus Bowo Sidik, KPK Bakal Periksa Nusron Wahid

Indra mengatakan dokumen-dokumen itu merupakan dokumen risalah rapat yang dihadiri Bowo maupun yang dipimpin oleh Bowo sejak 2014 hingga saat ini. Salah satunya dokumen risalah rapat di DPR bersama sejumlah BUMN yang dipimpin oleh Bowo.

"Menyangkut absensi rapat pada laporan singkat Komisi VI DPR yang rapat itu dipimpin oleh pak Bowo yang dihadiri oleh beberapa BUMN," kata Indra.

Baca Juga: KPK Periksa Dirut PT Pupuk Indonesia Logistik

Selain soal rapat, Indra mengaku dikonfirmasi penyidik mengenai keanggotan Bowo di DPR. Termasuk mengenai keanggotan alat kelengkapan dewan yang pernah diemban Bowo.

"Penyidik KPK meminta keterangan tentang keanggotaan pak Bowo, keanggotaan DPR kemudian sebagai anggota beberapa komisi semenjak jadi anggota DPR, anggota alat kelengkapan dewan, dan anggota badan anggaran," pungkas Indra.



Sumber: Suara Pembaruan