Mendagri: FPI Belum Ajukan Perpanjangan, Kenapa Kok Ribut?

Mendagri: FPI Belum Ajukan Perpanjangan, Kenapa Kok Ribut?
Massa Front Pembela Islam (FPI) melakukan aksi unjuk rasa di depan Polda Metro Jaya, Sudirman, Jakarta, 23 Januari 2017. Aksi FPI tersebut dilakukan terkait pemeriksaan Rizieq Syihab sebagai saksi terkait dugaan kasus penghinaan rectoverso di lembaran uang baru dari Bank Indonesia, yang disebutnya mirip logo palu arit. ( Foto: BeritaSatu Photo/Joanito De Saojoao )
Carlos KY Paath / HA Kamis, 16 Mei 2019 | 22:43 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Surat Keterangan Terdaftar (SKT) Front Pembela Islam (FPI) yang segera berakhir menyita perhatian publik. Sejumlah masyarakat berharap agar SKT tersebut tak diperpanjang. Di lain pihak ada yang meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) memperpanjang SKT.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menegaskan, Kemdagri sama sekali belum menerima pengajuan perpanjangan SKT dari FPI.

“Kami dapat suratnya juga belum kok. Masih Juni, kenapa kok ribut?” kata Tjahjo di Kantor Kemdagri, Jakarta, Kamis (16/5/2019).

Menurut Tjahjo, Kemdagri bersama kementerian/lembaga terkait tentu akan mengevaluasi permohonan perpanjangan.

“Begitu nanti ada surat ke kami minta perpanjang, baru kita lakukan evaluasi dengan kementerian/lembaga terkait,” tegas Tjahjo.

Disinggung mengenai adanya petisi daring yang menolak perpanjangan, Tjahjo menyatakan, Kemdagri bakal mempertimbangkan setiap aspirasi. Meski begitu, Tjahjo kembali mengingatkan bahwa FPI belum menyerahkan dokumen SKT.

“Nanti tetap menjadi bahan pertimbangan. Satu orang pun tetap menjadi bahan pertimbangan, apalagi ini sudah banyak. Tapi ini belum sampai kita bahas, karena kan belum ada pengajuannya,” imbuh Tjahjo.

Untuk diketahui, SKT FPI bernomor 01-00-00/010/D.III.4/VI/2014 habis masa berlakunya pada 20 Juni 2019.



Sumber: Suara Pembaruan