Kemkumham Sumut Akan Penuhi Hak Dasar Napi

Kemkumham Sumut Akan Penuhi Hak Dasar Napi
Sejumlah narapidana membersihkan bagian depan gedung Lapas Narkotika Kelas III Langkat yang rusak pascakerusuhan, di Langkat, Sumatera Utara, Jumat (17/5/2019). Akibat kerusuhan tersebut sejumlah ruangan rusak, tiga mobil dan 13 sepeda motor petugas hangus terbakar, 154 narapidana melarikan diri, 103 diantaranya berhasil ditangkap dan menyerahkan diri. ( Foto: ANTARA FOTO / Irsan Mulyadi )
Aichi Halik / AHL Jumat, 17 Mei 2019 | 20:37 WIB

Langkat, Beritasatu.com - Kepala Kantor Wilayah Kemkumham Sumatera Utara (Sumut) Dewa Putu Gede mengatakan, pihaknya akan memperhatikan beberapa tututan yang disampaikan para napi di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kabupaten Langkat.

Pernyataan itu disampaikan menyusul kericuhan di Lapas Narkotika Klas III Langkat yang menyebabkan kaburnya ratusan warga binaan serta sejumlah fasilitas Lapas dibakar pada Kamis (16/5/2019).

"Kami akan terus melakukan langkah-langkah pembenahan, pertama terkait hal sikap dan perilaku dalam pelayanan terhadap warga binaan dan pelayanan terhadap keluarganya," kata Dewa Putu Gede di Lapas Narkotika Klas III Langkat, Sumut, Jumat (17/5/2019).

Yang paling penting, kata Putu Gede, hak-hak dasar napi dan tahanan harus terpenuhi.

"Kami akan melakukan evaluasi terhadap hak-hak dasar warga binaan, baik napi maupun tahanan, seperti hak makan, hak untuk beribadah, untuk berolah raga, hak layanan kesehatan, hak remisi, dan lain-lain," ujar Putu Gede.

Untuk saat ini, kata Putu Gede, pihaknya telah mengeluarkan himbauan kepada Lembaga Pemasyarakatan lain melalui surat edaran untuk mengantisipasi terjadinya hal serupa. Salah satu poinnya adalah tidak melakukan kekerasan terhadap narapidana.

"Saya sudah tulis edaran untuk tidak melakukan kekerasan. Kemudian kalau ada narkoba jangan melakukan gerakan sendiri, melainkan berkoordinasi dengan polisi dan badan narkotika," ucap Putu Gede.



Sumber: BeritaSatu TV