Polisi Tegaskan Penangkapan Lieus Tak Terkait Aksi 22 Mei

Polisi Tegaskan Penangkapan Lieus Tak Terkait Aksi 22 Mei
Lieus Sungkharisma ( Foto: Beritasatu.com/Bayu Marhaenjati )
Bayu Marhaenjati / YUD Senin, 20 Mei 2019 | 20:48 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya menegaskan penangkapan tersangka Lieus Sungkharisma, tidak terkait rencana kegiatan aksi massa, pada tanggal 22 Mei 2019 mendatang.

"Tidak ada kaitannya. Dia kan diduga melanggar hukum, kita tetapkan tersangka dan ditangkap," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Senin (20/5/2019).

Dikatakan Argo, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, menangkap Lieus terkait kasus dugaan berita bohong dan makar, di Apartemen Hayam Wuruk, Tamansari, Jakarta Barat, sekitar pukul 06.40 WIB, tadi pagi.

"Pada saat dilakukan penangkapan, penyidik mengikutsertakan sekuriti, kemudian ada pak RT. Kemudian bersama-sama dengan penyidik mendatangi kamar di apartemen tersebut," ungkap Argo.

Argo menuturkan, pada saat penangkapan penyidik dilengkapi surat perintah penangkapan dan penggeledahan

"Ini surat penangkapan, ini surat penggeledahan semuanya ditunjukkan. Selanjutnya, setelah penangkapan dilakukan penggeledahan di kamar itu. Ditemukan seorang perempuan yang setelah dicek bukan isterinya. Kemudian ditemukan alat komunikasi berupa HP, CCTV dan dokumen-dokumen yang dipunyai oleh tersangka," kata Argo.

Menurut Argo, pada saat penangkapan Lieus awalnya sempat melakukan penolakan dan perlawanan. "Memang pada awalnya tersangka melakukan perlawanan, tidak mau, macam-macamlah ngomongnya saat ditangkap. Tapi tidak masalah, kita ada saksi dari pak RT, sekuriti," jelas Argo.

Tonton video: Detik-detik Penangkapan Lieus, Petugas Dibentak

Argo menuturkan, selanjutnya penyidik membawa Lieus ke rumahnya, di Jalan Keadilan, Tamansari, Jakarta Barat. Di sana, penyidik kembali melakukan penggeledahan ditemani ketua RT setempat.

"Kita geledah di sana, kita ketemu isterinya dengan pak RT. Kita lakukan penggeledahan, kita juga menemukan beberapa barang bukti yang disita atau dibawa penyidik," tambah Argo.

Argo melanjutkan, Lieus kemudian dibawa ke Mapolda Metro Jaya untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan. "Tentunya semua hak-hak tersangka kami sampaikan yaitu, berkaitan dengan pengacara, hak sembahyang, istirahat untuk makan, silakan. Semua hak kita berikan, kita sampaikan haknya sebagai seorang tersangka," ucapnya.

Menyoal apakah Lieus bakal ditahan, Argo mengatakan, bergantung hasil pemeriksaan dari penyidik. "Nanti kita tunggu bagaimana penyidik," katanya.

Argo menegaskan, penyidik sudah mengantongi dua alat bukti yang cukup sehingga menetapkan Lieus sebagai tersangka.

"Dua alat bukti yang cukup. Jadi laporan (Bareskrim) dilimpahkan ke Polda Metro Jaya, sudah ditetapkan sebagai tersangka kemarin, dan sekarang kita lakukan penangkapan," tandas Argo.



Sumber: BeritaSatu.com