KPK Perpanjang Penahanan Petinggi PT Krakatau Steel

KPK Perpanjang Penahanan Petinggi PT Krakatau Steel
Febri Diansyah. ( Foto: Antara )
Fana Suparman / MPA Selasa, 21 Mei 2019 | 20:42 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan Direktur Teknologi dan Produksi PT Krakatau Steel, Wisnu Kuncoro yang menjadi tersangka kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Krakatau Steel. Tak hanya Wisnu Kuncoro, KPK pun memperpanjang penahanan seorang swasta bernama Alexander Muskitta yang juga menyandang status tersangka kasus ini.

Jubir KPK, Febri Diansyah mengatakan, masa penahanan kedua tersangka diperpanjang selama 30 hari ke depan terhitung sejak 22 Mei. Dengan demikian, Wisnu dan Alexander bakal mendekam di sel tahanan setidaknya hingga 20 Juni 2019.
"Perpanjangan masa penahanan selama 30 hari ke depan, demi kepentingan penyidikan," kata Jubir KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (21/5).

Diberitakan, KPK menetapkan Direktur Teknologi dan Produksi PT Krakatau Steel, Wisnu Kuncoro sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengadaan barang dan jasa di Krakatau Steel. Tak hanya Wisnu status tersangka juga disematkan KPK terhadap tiga orang lainnya, yakni Presdir PT Grand Kartech, Kenneth Sutardja; bos Tjokro Group, Kurniawan Eddy Tjokro dan seorang swasta lainnya bernama Alexander Muskitta.

Perkara ini bermula saat Direktorat Teknologi dan Produksi PT Krakatau Steel yang dipimpin Wisnu Kuncoro merencanakan kebutuhan barang dan peralatan masing-masing senilai Rp24 miliar dan Rp2,4 miliar. Alexander Muskitta kemudian menawarkan sejumlah rekanan untuk menggarap proyek tersebut dan disetujui Wisnu Kuncoro. Alexander Muskitta yang bertindak mewakili dan atas nama Wisnu menyepakati commitment fee dengan rekanan yang disetujui untuk ditunjuk, yakni PT Grand Kartech dan Group Tjokro senilai 10 persen dari nilai kontrak.



Sumber: Suara Pembaruan