Akses Depan Gedung MK Dijaga Ratusan Polisi

Akses Depan Gedung MK Dijaga Ratusan Polisi
Suasana di luar gedung Mahkamah Konstitusi di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat 24 Mei 2019. ( Foto: BeritaSatu Photo / Carlos Roy Fajarta )
Carlos Roy Fajarta / YUD Jumat, 24 Mei 2019 | 13:03 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Akses jalan Medan Merdeka Barat di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat dijaga ketat ratusan personel anggota Sabhara dan anti huru-hara Polri pada Jumat (24/5/2019) siang.

Sebagaimana diketahui rencananya kuasa hukum Pasangan Calon Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno akan mengajukan gugatan terhadap hasil rekapitulasi Pemilu Presiden 2019 ke Gedung Mahkamah Konstitusi pada hari ini sebelum batas pelaporan pada tengah malam nanti.

Menurut hasil pengamatan Beritasatu.com di lokasi area Jalan Medan Merdeka Barat tampak akses jalan baik dari arah Thamrin maupun Istana Merdeka tampak ditutup dua arahnya disertai barikade mobil polisi maupun TNI.

Saat anggota MK tengah melaksanakan shalat Jumat, ratusan personel kepolisian tampak menyiapkan peralatan mereka mulai dari tameng, rompi, serta tas yang berisikan perbekalan maupun logistik.

Anggota polisi tersebut tampak sedang bersiap dan adapula yang tengah mengobrol maupun beristirahat, makan dan minum dan mulai bersiap berbaris mengikuti apel pengamanan gedung MK.

Sedangkan anggota TNI yang jumlahnya ratusan juga tampak masih beristirahat dan bersiaga di dalam area pagar kawasan taman Monumen Nasional (Monas). Anggota kepolisian ada yang menggunakan ranting kayu maupun persenjataan dalam melakukan penjagaan.

Belum ada tanda-tanda kehadiran massa yang diisukan akan datang mengawal laporan gugatan Paslon Nomor Urut 02 ke Mahkamah Konstitusi hingga berita ini dibuat pukul 14.48 WIB. Kondisi akses jalan disekitar tampak normal dan cuaca terpantau cerah berawan.

Sementara itu, kondisi jalan di depan gedung Bawaslu RI, KPU RI, serta Gedung MRP/DPR tampak masih ditutup akses jalannya bagi masyarakat umum. Anggota TNI dan Polri masih berjaga disekitar lokasi tersebut mengantisipasi kedatangan massa yang hendak membuat kericuhan. 

 



Sumber: Suara Pembaruan