Polri Sudah Ciduk 68 Terduga Teroris Sepanjang 2019

Polri Sudah Ciduk 68 Terduga Teroris Sepanjang 2019
Tim Densus 88 Antiteror menggerebek ruko yang dihuni terduga teroris di Babelan, Kabupaten Bekasi, 4 Mei 2019. ( Foto: Suara Pembaruan / Mikael Niman )
Gardi Gazarin / CAH Selasa, 4 Juni 2019 | 10:38 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sepanjang tahun 2019, Densus 88 Antiteror Polri telah menangkap sebanyak 68 terduga teroris. Pelaku kejahatan transnasional tersebut antara lain, tergabung dalam jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Khusus bulan Mei tercatat sebagai bulan paling banyak Densus 88 menangkap terduga teroris. Jumlahnya 29 orang yang berencana menyerang kerumunan massa pada hari pengumuman Pemilu 2019.

Pada bulan April ditangkap bertahap 14 tersangka, dan pada Maret meringkus 20 tersangka terkait ledakan bom di Sibolga, Sumatera Utara. Kemudian Januari dan Februari tahun ini Densus 88 hanya menangkap lima orang tersangka terduga teroris.

Dari jumlah itu, delapan orang di antaranya meninggal dunia dengan rincian satu orang meledakkan diri di Sibolga dan tujuh pelaku lainnya ditembak karena melawan ketika mau ditangkap.

Para pelaku terosis itu ditangkap pada sejumlah lokasi persembunyian di wilayah Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi Utara. Dari catatan polisi disebutkan 11 orang pelaku pernah melakukan pelatihan militer di dalam negeri dan di luar negeri di antaranya di Suriah.

Mereka diketahui sebagai kader JAD yang berangkat sebagai foreign terorist fighter. Dari tangan para pelaku yang ditangkap sepanjang 2019, Densus 88 menyita barang bukti berupa bom rakitan, bahan baku pembuat bom, serta senjata tajam.

Kepala Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan berbagai modus pelaku teroris yang berhasil ditangkap tersebut terus dikembangkan. "Pemeriksaan pelaku dan pencarian mereka menjadi prioritas Polri dengan target membongkar sampai ke akarnya pelaku sama lainnya yang meloloskan diri atau bersembunyi," ujarnya.

Brigjen Dedi Prasetya menghimbau masyarakat waspada dimana pun beraktifitas dan tenang tetap semangat menjalankan kegiatan rutin sehari harinya. 



Sumber: Suara Pembaruan