JPU Akan Ajukan Banding Terkait Vonis Karen Agustiawan

JPU Akan Ajukan Banding Terkait Vonis Karen Agustiawan
Terdakwa kasus dugaan korupsi investasi perusahaan di blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia tahun 2009, Karen Agustiawan mengangkat tangannya usai menjalani sidang dengan agenda pembacaan putusan (vonis) oleh Majelis Hakim di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (10/6/2019). ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Ahmad Salman / AIS Rabu, 12 Juni 2019 | 23:43 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan mengajukan banding terkait vonis delapan tahun yang dijatuhi majelis hakim terhadap mantan Dirut Pertamina Karen Agustiawan.

Salah satu alasan JPU memutuskan banding, karena dalam vonis Karen tidak dikenakan uang pengganti. Karen hanya dipenjara delapan tahun.

“Dalam putusannya uang pengganti tersebut tidak dibebankan kepada terdakwa sehingga dalam hal ini kita ajukan banding juga,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Mukri di Jakarta, Rabu (12/6/2019).

JPU sempat menuntut Karen dipenjara selama 15 tahun dan membayar uang pengganti sebesar Rp 284 milliar. Tuntutan terkait investasi Blok Basker Manta Gummy di Australia.

Namun dari hasil persidangan, hakim hanya menjatuhi Karen dengan delapan tahun penjara dan tidak diwajibkan membayar uang pengganti. Sebab Karen dianggap tidak terbukti menerima keuntungan.



Sumber: BeritaSatu TV