Pansel Capim KPK Bertemu Presiden Jokowi di Istana

Pansel Capim KPK Bertemu Presiden Jokowi di Istana
Anggota pansel calon pimpinan KPK 2019 ( Foto: Beritasatu TV )
Carlos KY Paath / FER Senin, 17 Juni 2019 | 18:33 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Panitia Seleksi (pansel) Calon Pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pertemuan berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/6/2019).

Ketua Pansel Capim KPK, Yenti Ganarsih, mengungkapkan, pihaknya membahas tahapan seleksi. Selain itu, pihaknya juga menjabarkan kerja sama dengan sejumlah lembaga seperti Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), dan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Yenti menjelaskan, kerja sama dengan BNPT bertujuan agar pimpinan KPK bersih dari paham radikalisme. "Kita lihat keadaan di Indonesia. Berbagai hal, dinamika yang terjadi adalah yang berkaitan dengan radikalisme. Pansel tidak mau kecolongan ada yang kecenderungannya ke sana,” kata Yenti seusai pertemuan.

Yenti menyatakan, penilaian terhadap para pendaftar dilakukan dengan teliti. Data-data dari BNPT dan lembaga lain pun dijadikan pertimbangan.

"Nanti menggunakan penilaian yang bisa dilakukan secara psikologis, klinis, dan data-data BNPT sendiri,” ujar Yenti.

Sementara itu, anggota Pansel Capim KPK, Hendardi mengatakan, pihaknya memang menginginkan kandidat pimpinan KPK ke depan berkualitas dan berintegritas.

"Pada dasarnya, kita mencari putra putri terbaik Indonesia untuk memimpin KPK yang kuat,” kata Hendardi.

Hendardi menekankan pentingnya faktor kepemimpinan. “Sistem yang sudah bagus dengan kepemimpinan yang lemah, susah. Kepemimpinan kuat itu harus mutlak, karena bisa menjaga sistem yang bagus atau membuat sistem yang lebih bagus,” tegas Hendardi.



Sumber: Suara Pembaruan