Tanpa Pembuktian yang Kuat, Gugatan di MK Bakal Sia-sia

Tanpa Pembuktian yang Kuat, Gugatan di MK Bakal Sia-sia
Ketua Umum Komunitas Penggerak Ekonomi Rakyat (Koper Jomin) H Ayep Zaki ( Foto: Istimewa )
Surya Lesmana / LES Senin, 17 Juni 2019 | 21:28 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Tim hukum Capres Cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno harus mampu membuktikan tuduhan adanya kecurangan yang tersruktur, sistematis dan masif (TSM) yang menjadi gugatan mereka di Mahkamah Konstitusi (MK). Jika tidak, gugatan akan menjadi sia-sia dan tidak berpengaruh bagi kemenangan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Tanpa pembuktian yang kuat, upaya hukum yang diajukan ke MK akan sia-sia," kata Ketua umum Komunitas Penggerak Ekonomi Rakyat Jokowi-Amin (Koper Jomin) H Ayep Zaki, Senin (17/6/2019).

Menurutnya, hakim Konstitusi tidak akan bicara suka atau tidak suka. Hakim akan bicara soal hukum. Ini akan terkait dengan hasil (pilpres) atau tidak."Bagi saya tidak mudah kubu Prabowo untuk memenangi gugatan di MK. Mereka sebagai pemohon harust membuktikan argumentasinya terkait kecurangan di pilpres," jelasnya.

Masih menurut Zaki, pembuktian di sidang MK adalah hal utama. Jika tidak gugatan itu akan menjadi isapan jempol saja. "Yang dipertimbangkan hakim adalah pokok gugatan dan kecurangan yang harus dibuktikan," ucapnya.



Sumber: Suara Pembaruan