Polisi Perpanjang Masa Penahanan Kivlan Zen

Polisi Perpanjang Masa Penahanan Kivlan Zen
Mayor Jenderal TNI Purn Kivlan Zen (tengah) menjawab pertanyaan wartawan saat meninggalkan Bareskrim Polri usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Senin 13 Mei 2019. ( Foto: SP/Joanito De Saojoao )
Bayu Marhaenjati / FER Selasa, 18 Juni 2019 | 19:36 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya, memperpanjang masa penahanan tersangka Kivlan Zen, terkait kasus dugaan kepemilikan senjata api, selama 40 hari ke depan.

"Diperpanjang 40 hari, sesuai dengan KUHAP," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Selasa (18/6/2019).

Diketahui, penyidik menetapkan Kivlan Zen sebagai tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal, Rabu (29/5/2019) sore. Polisi menangkap Kivlan begitu selesai menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan makar, di Bareskrim Mabes Polri. Selanjutnya, yang bersangkutan dibawa ke Polda Metro Jaya.

Kivlan ditetapkan sebagai tersangka dengan sangkaan melanggar Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Kasus ini disebut juga terkait dengan penangkapan enam orang berinisial HK alias Iwan, AZ, IF, TJ, AD, dan AF alias Fifi yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka tentang kepemilikan senjata api ilegal, diduga terkait kerusuhan 21-22 Mei dan rencana pembunuhan beberapa tokoh.

Sebelumnya, Kivlan telah menjalani masa penahanan di Rumah Tahanan Guntur, sejak tanggal 30 Mei 2019 kemarin. Masa penahanan pertamanya selama 20 hari akan habis pada, Rabu (19/6/2019) besok.



Sumber: BeritaSatu.com