Saksi Nur Beberkan Dugaan Pencoblosan Surat Suara Dilakukan KPPS

Saksi Nur Beberkan Dugaan Pencoblosan Surat Suara Dilakukan KPPS
Saksi dari tim hukum Prabowo-Sandi bernama Nur Latifa beri keterangan di sidang sengketa Pilpres 2019 di Gedung MK, Rabu (19/6/2019).
Ahmad Salman / AIS Rabu, 19 Juni 2019 | 23:23 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Nur Latifah, saksi dari tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno membeberkan kejadian langsung dugaan pencoblosan oleh anggota KPPS bernama Komri. Kejadian berlangsung di TPS 08 Dusun Winosari, Desa Karangjati, Kecamatan Wonosegoro, Boyolali, Jawa Tengah.

Saksi Nur menyebut ada sekitar 15 surat suara dicoblos langsung oleh Komri. "Saya menyaksikan sendiri," kata Nur Latifah dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Rabu (19/6/2019) malam.

Meski demikian Hakim MK Suhartoyo mempertanyakan bagaimana cara Komri mencoblos 15 surat suara seperti yang disampaikan Nur Latifa. Nur menjawab dapat melihat pencoblosan karena melihat dari sudut samping bilik.

Hakim MK Suhartoyo juga mempertanyakan status Nur Latifah di TPS 08 tersebut. Nur menjawab sebagai relawan ABDI (Aliansi Peduli Demokrasi Indonesia). Keberadaan Nur di TPS 08 di kursi saksi sudah diizinkan ketua KPPS. "Saya sebagai pemantau," ucap Nur Latifa.

Nur Latifa menyebut suara pasangan calon 01, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin di TPS 08 unggul dari paslon 02, Prabowo-Sandi.



Sumber: BeritaSatu TV