Soenarko Dilepas, Polri: Kivlan Tak Kooperatif

Soenarko Dilepas, Polri: Kivlan Tak Kooperatif
Tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zen berjalan dengan kawalan petugas kepolisian seusai menjalani pemeriksaan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 19 Juni 2019. ( Foto: ANTARA FOTO / Indrianto Eko Suwarso )
Farouk Arnaz / YUD Jumat, 21 Juni 2019 | 13:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Mayjen (purn) Soenarko telah bisa menghirup udara segar kembali karena mendapatkan penangguhan penahanan penyidik Mabes Polri dari Rutan POM Guntur pada Jumat (21/6).

Namun bagaimana dengan nasib mantan Kakostrad Mayjen (purn) Kivlan Zen (KZ) yang juga ditahan polisi dalam kasus yang terpisah?

“Untuk Pak KZ ada pertimbangan penyidik juga baik secara obtektif maupun subyektif. Salah satunya adalah (Kivlan) tidak kooperatif terkait masalah pokok perkara yang saat ini sedang didalami penyidik,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri Jumat (21/6).

Hal inilah yang menjadi pertimbangan mengapa penyidik sampai saat ini belum mengabulkan permohonan penangguhan Kivlan yang disangka terkait kepemilikan senjata api dan percobaan pembunuhan itu.

“Semua berproses. (Ini bukan soal siapa yang menjamin penangguhan) tapi pertimbangan subyektif dan obyektif penyidik dalam melakukan penahanan seseorang,” tambahnya.

Adalah Menhan Jenderal (pur) Ryamizard Ryacudu yang telah meminta kepolisian untuk mempertimbangkan perlindungan dan jaminan penangguhan penahanan atas Kivlan.

Sedangkan yang menjadi penjamin penangguhan Soenarko adalah Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.



Sumber: BeritaSatu.com