Dibebaskan, Eggi Sudjana Wajib Lapor 2 Kali Sepekan

Dibebaskan, Eggi Sudjana Wajib Lapor 2 Kali Sepekan
Politikus Partai Amanat Nasional Eggi Sudjana (tengah) bersiap menjalani pemeriksaan di Dirkrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, 13 Juni 2019. ( Foto: Antara )
Bayu Marhaenjati / YUD Senin, 24 Juni 2019 | 20:14 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Polda Metro Jaya, resmi melakukan penangguhan penahanan terhadap tersangka kasus dugaan makar Eggi Sudjana, Senin (24/6/2019) malam ini. Kendati demikian, Eggi tetap wajib lapor dua kali dalam sepekan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, sebelumnya penyidik telah menerima surat permohonan penangguhan penahanan tersangka Eggi Sudjana dengan penjamin pihak keluarga dan politisi Sufmi Dasco.

"Jadi setelah penyidik menerima surat pengajuan penangguhan penahanan untuk saudara Eggi Sudjana, tentunya penyidik mengevaluasi dari surat pengajuan tersebut. Setelah dilihat dan dievaluasi, kemudian pada hari ini, Senin 24 Juni, pengajuan penangguhan penahanan dengan penjamin pak Dasco itu dikabulkan oleh penyidik," ujar Argo, di Mapolda Metro Jaya, Senin (24/6/2019).

Dikatakan Argo, Eggi selanjutnya wajib lapor setiap hari Senin dan Kamis dalam sepekan.

"Jadi untuk malam ini tersangka Eggi Sudjana bisa kembali ke rumah, nanti diantar pengacaranya. Nanti akan wajib lapor hari Senin dan Kamis," ungkap Argo.

Argo menyampaikan, pertimbangan penyidik mengabulkan penangguhan penahanan Eggi, pertama karena yang bersangkutan kooperatif selama menjalani pemeriksaan.

"Setiap diajukan pertanyaan oleh penyidik kooperatif. Kedua, pak Eggi Sudjana tidak akan menghilangkan barang bukti, tidak melarikan diri. Intinya semuanya sudah dievaluasi penyidik dan sudah dikabulkan," kata Argo.

Diketahui, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, telah menetapkan Eggi Sudjana sebagai tersangka kasus dugaan makar dan atau menyiarkan suatu berita yang dapat menimbulkan suatu keonaran, seperti yang diatur dalam Pasal 107 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP Juncto Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 14 Ayat 1 dan Ayat 2 dan atau Pasal 15 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana.

Setelah melakukan penangkapan, penyidik kemudian memutuskan menahan Eggi Sudjana, di Rutan Polda Metro Jaya, Selasa (14/5/2019) lalu.



Sumber: BeritaSatu.com