Kasus Pemalsuan Ijazah Qomar Dilimpahkan ke Kejaksaan

Kasus Pemalsuan Ijazah Qomar Dilimpahkan ke Kejaksaan
Mantan pelawak Nurul Qomar di Kejari Brebes ( Foto: Beritasatu TV )
Aichi Halik / AHL Rabu, 26 Juni 2019 | 17:38 WIB

Brebes, Beritasatu.com - Kepolisian Resor (Polres) Brebes melimpahkan berkas perkara kasus dugaan pemalsuan ijazah dengan tersangka mantan pelawak, Nurul Qomar, ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes, Rabu (26/6/2019).

Usai menemui pihak kejaksaan, Qomar meminta didoakan agar kasus yang tengah membelitnya cepat selesai.

"Doakan saja kasus ini cepat selesai. Karena agenda pengajian saya masih banyak. Insya Allah kebenaran pasti terungkap," kata Qomar di kantor Kejaksaan Negeri Brebes, Jawa Tengah, Rabu (26/6/2019).

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Brebes AKP Tri Agung Suryomicho‎ mengatakan, kasus dilimpahkan ke kejaksaan karena sudah dianggap lengkap oleh penyidik.

Pada Selasa (25/6/2019), Qomar dibebaskan dari tahanan atas permintaan kuasa hukum dengan alasan yang bersangkutan memiliki penyakit asma dan darah tinggi.

Saat ini, Qomar masih harus menjalani pemeriksaan terkait kondisi dan riwayat kesehatan oleh dokter Polres Brebes untuk melengkapi berkas perkara.

Kasus ini sendiri mulai bergulir setelah Qomar dilaporkan Universitas Muhadi Setiabudhi (Unmus) Brebes karena diduga memalsukan surat keterangan lulus ‎S2 dan S3. Surat itu digunakan untuk mencalonkan diri sebagai rektor di Unmus pada 2017 lalu.

Terpilih dan resmi diangkat sebagai rektor di perguruan tinggi itu pada 9 Februari 2017. Namun pada 14 November 2017, dia mengajukan pengunduran diri sebagai rektor.

Dugaan pemalsuan mencuat saat dia diminta menunjukkan ijazah S2 dan S‎3 miliknya untuk keperluan acara wisuda di Unmus. Namun tidak bisa menunjukkan ijazah yang diminta dan hanya menunjukkan surat keterangan lulus.

Pihak kampus lalu mengecek kebenaran surat keterangan lulus itu ke salah satu PT di Jakarta, tempat Qomar menempuh jenjang S2 dan S3.‎ Dari hasil pengecekan itu diperoleh keterangan bahwa pentolan kelompok lawak Empat Sekawan itu belum menyelesaikan S2 dan S3.



Sumber: BeritaSatu TV