Oknum Brimob Penganiaya Demonstran Akan Disidang

Oknum Brimob Penganiaya Demonstran Akan Disidang
Petugas Kepolisian Brimob menghalau massa yang tidak terkendali usai aksi unjuk rasa di depan gedung Bawaslu RI, Jakarta Pusat, Rabu 22 Mei 2019 malam. ( Foto: SP/Joanito De Saojoao )
Farouk Arnaz / JAS Kamis, 4 Juli 2019 | 13:47 WIB

Jakarta, Beritasatu.com — Mabes Polri mengaku telah menemukan oknum Brimob yang dengan sadis memukuli demonstran dalam rangkaian demo rusuh 21-22 Mei. Tindakan tersebut terekam dan kemudian viral memojokkan korps baju cokelat itu.

“Sudah ditemukan dan yang bersangkutan sudah diperiksa sesuai perintah pimpinan untuk ditindak sesuai ketentuan yang berlaku. Saat ini pasukan Brimob yang (berjaga) di Jakarta kan secara bertahap kembali ke satuan masing-masing,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Kalibata, Kamis (4/7/2019).

Meski tidak menyebut identitas oknum Brimob dan asal kesatuannya, menurut Dedi, kasus ini akan diselesaikan di satuan masing-masing. Kesatuan setempatlah yang akan melakukan proses penindakan sesuai aturan yang berlaku.

“Baik hukuman disiplin maupun ketentuan lain bisa kode etik. Nanti kan disidang. Tapi mereka kan belum kembali. Saya sampaikan ada 6.400 pasukan Brimob Nusantara yang ada di sini. Juga 1.800 Sabhara Nusantara ada di sini,” tambahnya.

Tentu ribuan orang ini menurut Dedi tidak mungkin kembali ke daerah masing-masing secara langsung dan bersama-sama melainkan akan bertahap. Hari ini misalnya ada berapa ratus orang atau berapa ribu orang yang akan kembali.

“Kesatuannya mana dulu itu diatur oleh Mako Brimob. Kamu berangkat sekarang dengan pesawat ini, besok yang ini ini ini, nanti begitu terus sampai selesai semuanya,” tambahnya.



Sumber: BeritaSatu.com