Imam Nahrawi Bantah Suruh Staf Kawal Pencairan Dana Hibah

Imam Nahrawi Bantah Suruh Staf Kawal Pencairan Dana Hibah
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi (kanan), menjadi saksi dalam sidang suap dana hibah dari pemerintah untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis 4 Juli 2019. ( Foto: Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao. )
Ahmad Salman / AIS Kamis, 4 Juli 2019 | 23:58 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi membantah telah memerintahkan asisten pribadi untuk mengawal proposal yang diajukan KONI kepada Kemenpora.

Demikian bantahan disampaikan Imam Nahrawi dalam sidang perkara suap dana hibah KONI di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Kamis (4/7/2019).

Sidang hari ini menghadirkan saksi Menpora Imam Nahrawi, staf pribadi Menpora, Miftahul Ulum dan staff protokoler Arif Sutanto. Dalam sidang ini jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi mengenai proposal dana hibah prestasi atlet yang diajukan KONI dengan bukti dokumen yang disita KPK.

Terkait hal ini Nahrawi berdalih jika proposal berjalan sesuai prosedur dengan lebih dulu ditelaah dan masuk pada deputi.

Sementara itu ada tiga pejabat Kemenpora yang menjadi terdakwa dalam kasus ini yaitu Deputi IV Mulyana didakwa menerima uang Rp 400.000.000 serta mobil Fortuner serta 2 staf Kemenpora, Adhi Purnomo dan Eko Triyanto yang didakwa menerima suap Rp 215.000.000.



Sumber: BeritaSatu TV