Revisi UU Ketenagakerjaan untuk Ciptakan Ekosistem Lebih Baik

Revisi UU Ketenagakerjaan untuk Ciptakan Ekosistem Lebih Baik
Menaker, Hanif Dhakiri saat memberikan sambutan dalam acara Halal Bi Halal BPJSTK di Jakarta, Rabu (26/6/2019). ( Foto: beritasatu.com / Edi Hardum )
Ahmad Salman / AIS Jumat, 5 Juli 2019 | 04:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Isu revisi Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan menuai pro dan kontra, baik di kalangan pengusaha maupun kalangan pekerja.

Meski demikian Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengatakan, belum lama ini, revisi UU Ketenagakerjaan perlu dilakukan untuk menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih baik.

Menteri Hanif mengatakan aspirasi untuk merevisi UU Nomor 13/2003 tentang Ketenagakerjaan datang dari kalangan pengusaha maupun kalangan pekerja. Revisi UU ini perlu dilakukan untuk memperbaiki ekosistem ketenagakerjaan di Indonesia.

Mengenai jumlah pesangon yang sempat menjadi isu dalam revisi UU Ketenagakerjaan, Hanif mengatakan skema pemberian pesangon sesuai undang-undang saat ini, hanya bisa dinikmati pekerja pada level tertentu.

Lihat video: 



Sumber: BeritaSatu TV