Masinton PDIP Sebut Ada Perpecahan Dalam Tubuh KPK

Masinton PDIP Sebut Ada Perpecahan Dalam Tubuh KPK
Masinton Pasaribu. ( Foto: Antara )
Robertus Wardi / FMB Jumat, 5 Juli 2019 | 17:35 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Politisi PDIP Masinton Pasaribu menyebut KPK yang ada sekarang sudah tidak sehat dan solid. Situasi dan kondisi yang terjadi saat ini adalah "ada KPK dalam KPK." Artinya ada dua lembaga atau institusi dalam satu institusi resmi yang namanya KPK.

"Ada kelompok tertentu dalam KPK yang mengendalikan KPK. Bahkan pimpinan KPK pun hanya jadi boneka karena sudah disetir oleh mereka," kata Masinton dalam diskusi bertema KPK di Persimpangan Jalan di Jakarta, Jumat (5/7/2019).

Ia menjelaskan terjadi friksi atau kubu-kubuan dalam KPK yang cukup serius. Ada yang merasa KPK itu milik mereka. Mereka dengan seenaknya mengatur dan mengelola KPK. Bahkan pimpinan KPK pun tidak berani melawan mereka.

"Ini fakta dan sudah diketahui banyak orang. Jadi tidak perlu ditutup-tutupi lagi," ujar angggota Komisi III DPR ini.

Menurutnya, kubu-kubuan yang terjadi adalah dari kelompok yang merasa sebagai penyidik independen. Mereka‎ menolak kehadiran penyidik dari kepolisian dan kejaksaan. Mereka mau berdiri sendiri dan mengatur secara penuh KPK.

"Ada faksionalisasi di internal KPK. Ada penyidik Polri, Kejaksaan dan ada penydidik mengaku independen.‎ Nah, ada kelompok eksklusif dalam KPK yang ingin penyidikan sendiri. Tidak mau menerima dari Polri dan Kejaksaan," tutur Masinton.

Dia juga menyebut ‎kondisi dan situasi KPK saat ini sangat tertutup. Mereka tidak mau dikritik. Kalau dikritik dianggap pendukung koruptor. Padahal kritik yang dilakukan untuk perbaikan KPK.

"Tantangan terberat ke depan adalah menyelesaikan kelompok KPK dalam KPK yang ada sekarang. Faksi-faksi yang ada harus dibereskan supaya KPK sehat," tutup Masinton.



Sumber: Suara Pembaruan