Hasil Laporan Tim Kasus Novel Akan Diungkapkan Pekan Depan

Hasil Laporan Tim Kasus Novel Akan Diungkapkan Pekan Depan
Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal. ( Foto: Beritasatu Photo / Farouk Arnaz )
Farouk Arnaz / JAS Rabu, 10 Juli 2019 | 14:16 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tim Gabungan yang dibentuk oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mengusut kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik Novel Baswedan mengklaim telah menyelesaikan laporannya.

Namun hingga kini Humas Polri mengaku belum tahu detailnya karena laporan itu masih dipelajari oleh Kapolri langsung. Hasil baru akan dibeberkan ke publik minggu depan termasuk soal siapa jenderal bintang tiga yang diperiksa dalam pusaran kasus ini.

“Kita kan belum tahu detailnya. Makanya kemarin tim pakar menyerahkan hasilnya pada Pak Kapolri dan Pak Kapolri sedang mempelajari. Kami sebagai pejabat utama belum tahu hasilnya. Nanti detailnya satu minggu ke depan akan disampaikan oleh tim pakar beserta kami,” kata Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal, di Monas, Rabu (10/7/2019).

Iqbal tidak mengetahui apakah tim ini dilanjutkan atau tidak. Ini tergantung Kapolri nanti yang juga sedang mempelajari kasus ini. Yang jelas tim pakar imenerima mandat dari kapolri dan telah bekerja selama enam bulan.

Seperti diberitakan, Nur Kholis yang merupakan anggota tim mengatakan jika tim sudah selesai melakukan tugas sesuai dengan SK Kapolri enam bulan lalu. Laporan sudah disusun 170 halaman dengan lampiran hampir 1.500 lampiran halaman.

Mantan Ketua Komnas HAM dan Komisioner Komnas HAM periode 2007-2017 itu menambahkan jika tim tidak hanya mengandalkan investigasi sendiri tetapi dibantu penyidik Mabes dan Polda Metro.

Sementara anggota tim lainnya, Hendardi, mengatakan mereka tidak mungkin asal menerawang dari mana-mana. Penyelidikan polisi itulah yang dicoba di uji kembali termasuk ada kegiatan reka ulang TKP dan penjelajahan saksi-saksi terhadap alibi yang diduga pelaku yang diduga bermotif politik.

Jenderal bintang tiga yang diperiksa adalah mantan Kapolda Metro Jaya, Irjen Mochammad Iriawan yang saat ini berpangkat komjen sebagai Sestama Lemhanas. Iriawan saat menjadi Kapolda Metro Jaya beberapa kali bertemu dengan Novel dan menawarkan pengawalan.



Sumber: BeritaSatu.com