Kerja 6 Bulan, Laporan Tim Novel Minus Nama Tersangka

Kerja 6 Bulan, Laporan Tim Novel Minus Nama Tersangka
Brigjen Dedi Prasetyo.
Farouk Arnaz / CAH Senin, 15 Juli 2019 | 18:47 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Mabes Polri sedikit demi sedikit mengungkap hasil kerja tim pakar gabungan pencari fakta dalam kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik Novel Baswedan.

Tim yang bekerja dengan SK Kapolri dan mengklaim berhasil menyusul laporan 170 halaman dengan lampiran hampir 1.500 lampiran halaman itu ternyata tak berhasil menyebut nama calon atau tersangka dalam kasus ini.

“Kita masih dalami terus, Rabu (17/7/2019) nanti tim gabungan pakar yang akan menjelaskan saat konpers dan didampingi divisi humas dan Bareskrim,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri Senin (15/7).

Rekomendasi tim tersebut nanti akan ditindaklanjuti oleh tim teknis Bareskrim yang menangani kasus ini. Tim gabungan pakar itu dipastikan berhenti dalam proses yang sifatnya hanya memberikan rekomendasi.

“Mereka melakukan proses investigasi ini kan sifatnya terbuka, secara umum saja. Kemudian hasil temuannya itu nanti bentuknya rekomendasi. Penyidikan sih kan sudah dimulai, bukan hanya melakukan penyelidikan. Polri sudah memeriksa sekian puluh orang saksi,” tambahnya.

Jenderal bintang satu itu menegaskan jika dalam laporan itu, “Tentunya masih belum ada ya (tersangkanya). Masih dalam proses penyelidikan yang lebih mendalam lagi.”

Saat disinggung Novel berharap kasus ini bisa terungkap, Dedi mengatakan jika keinginan itu bukan hanya milik Novel saja.

“Kita juga berharap dan memiliki komitmen yang sangat kuat untuk bisa mengungkap kasus tersebut. Bukan hanya kasus Novel tapi kasus-kasus yang lain juga pun menjadi tanggung jawab Polri untuk harus segera mengungkap,” tambahnya.



Sumber: BeritaSatu.com