Pengacara akan Ajukan Pemindahan Tahanan Ratna Sarumpaet

Pengacara akan Ajukan Pemindahan Tahanan Ratna Sarumpaet
Ratna Sarumpaet. ( Foto: ANTARA FOTO / Sigid Kurniawan )
Bayu Marhaenjati / WBP Selasa, 16 Juli 2019 | 14:19 WIB

Jakarta, Beritasatu.com -Penasihat hukum Ratna Sarumpaet, berencana mengajukan pemindahan tahanan kliennya dari Rumah tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya Jakarta ke Rutan Pondok Bambu, Jakarta pekan depan. Hal ini dilakukan, setelah Ratna memutuskan tidak mengajukan banding atas vonis hukuman 2 tahun penjara yang dijatuhkan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, terkait kasus penyebaran berita bohong atau hoax.

"Kita akan upayakan kalau ini sudah tidak mengajukan banding, kita akan usahakan pindah ke Pondok Bambu. Mungkin minggu depan kita akan koordinasi untuk memindahkan beliau ke Pondok Bambu," ujar Desmihardi, selaku penasihat hukum Ratna, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (16/7/2019).

Dikatakan Desmihardi, Ratna telah memutuskan untuk tidak mengajukan banding dan memilih untuk fokus menjalani putusan hukuman dua tahun penjara. "Iya, tadi saya diskusi sama ibu, kemarin saya diskusi dengan tim, dari beberapa pertimbangan beliau memutuskan tidak mengajukan banding. Cuma karena masih ada waktu (hingga) besok hari, kita lihat juga keputusan dari JPU apakah banding atau tidak," ungkap Desmihardi.

Desmihardi menyampaikan, kondisi Ratna dalam keadaan sehat dan telah siap menjalani putusan hukuman. "Cukup sehat dan beliau sudah sangat siap menerima keputusan ini, dan beliau bisa konsentrasi menjalani hukuman. Beliau tidak mengajukan banding, beliau bisa konsentrasi menjalani sisa masa hukuman," kata Desmihardi.

ratna

Ratna Sarumpaet

Ratna Genap Berusia 70 Tahun
Ratna Sarumpaet, genap berusia 70 tahun hari ini. Aktivis senior itu, terpaksa harus memperingati hari kelahirannya di balik terali besi karena sedang menjalani hukuman akibat kasus penyebaran berita bohong yang diproduksinya.

"Kebetulan memang hari ini, 16 Juli, tepat beliau ulang tahun, genap usia 70 tahun. Memang rencananya anak-anak dan kawan-kawan dekat datang ke sini (Rutan Polda Metro Jaya) jam 3 sore. Enggak lah, nggak ada acara spesial. Kan di dalam tahanan tidak boleh," tandas Desmihardi.

Sebelumnya diketahui, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memvonis Ratna Sarumpaet 2 tahun penjara karena terbukti bersalah menyebarkan berita bohong yang menimbulkan keonaran sesuai dengan Pasal 14 ayat (1) Undang Undang nomor 1 Tahun 1946. Vonis ini lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), selama 6 tahun penjara.



Sumber: BeritaSatu.com