Kemkumham: Pemerintah Tidak Pernah Melarang Rizieq Pulang

Kemkumham: Pemerintah Tidak Pernah Melarang Rizieq Pulang
Polisi meminta keterangan Rizieq Syihab di Arab Saudi. ( Foto: Istimewa )
Vento Saudale / YUD Kamis, 18 Juli 2019 | 17:50 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Kementerian Hukum dan HAM (Kemkumham) menyatakan bahwa, Pemerintah Indonesia tidak melarang kepulangan Rizieq Shihab yang saat ini berada di negara Arab Saudi. Untuk itu, pemerintah tidak akan menahan kepulangan Rizieq ke Indonesia.

Direktur Jendral Imigrasi Kemkumham Roony Sompie mengatakan, menurut UU nomor 6 Tahun 2011 tidak ada warga negara Indonesia yang masih sah kewarganegaraannya ditolak kepulangannya.

"Dan itu sudah prinsip internasional. Negara tidak menghalangi dia untuk pulang, tidak ada penangkalan, menangkal warga negara sendiri untuk pulang itu tidak ada," kata Ronny Sompie saat ditemui usai menghadiri acara peresmian kantor Imigrasi di Kota Bogor, Kamis (18/7/2019).

Dia mengatakan, kepemilikan paspor setiap warga negara tentunya tidak ada batasan waktu. Hanya saja, perlu diperpanjang setiap lima tahun sekali.

Kata dia, apabila masa berlaku paspor Rizieq habis, maka yang bersangkutan harus kembali ke Indonesia dan pihak imigrasi akan memberikan Surat Perjalanan Laksana Paspor melalui kedutaan besar perwakilan Indonesia di negara yang bersangkutan

Namun untuk perpanjangan visa bagi warga negara yang bertempat di negara tertentu, pemerintah Indonesia tidak memiliki kewenangan. Negara tujuannyalah yang memiliki kewenangan.

"Kalau visanya tentu negara yang memberikan visanya yang paham. Bisa ditanya lewat duta besar (Arab Saudi) yang ada di Jakarta," kata dia.



Sumber: BeritaSatu.com