Presiden Beri Waktu 3 Bulan kepada Kapolri Tindak Lanjuti Temuan TGPF Novel

Presiden Beri Waktu 3 Bulan kepada Kapolri Tindak Lanjuti Temuan TGPF Novel
Kadiv Humas Polri Irjen Pol M. Iqbal (tengah) menerima laporan investigasi dari Ketua Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Kasus Novel Baswedan, Nur Kholis (dua kiri) dan Anggota TGPF Hendardi (dua kanan) saat rilis hasil investigasi TGPF Novel Baswedan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu 17 Juli 2019. ( Foto: Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao )
Carlos KY Paath / FMB Jumat, 19 Juli 2019 | 11:40 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi tenggat waktu tiga bulan kepada Kapolri Jenderal (pol) Tito Karnavian agar Polri dapat menindaklanjuti temuan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penyerangan Novel Baswedan. Jokowi akan memantau hasilnya.

"Saya beri waktu tiga bulan. Saya lihat nanti setelah tiga bulan hasilnya kayak apa," kata Jokowi kepada wartawan, seusai melepas Kontingen Gerakan Pramuka Indonesia menuju Jambore Pramuka Dunia ke-24, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (19/7/2019)

Untuk diketahui, TGPF sudah merampungkan masa kerjanya selama enam bulan yang berakhir pada 8 Juli 2019. TGPF belum berhasil menemukan titik terang pelaku penyerangan terhadap Novel.

TGPF merekomendasikan Polri untuk membentuk tim teknis lapangan yang bertugas mengungkap kasus atas penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi tersebut. Jokowi berterima kasih kepada TGPF.

"Saya ucapkan terima kasih tim pencari fakta sudah menyampaikan hasilnya. Hasil itu kan mesti ditindaklanjuti lagi oleh tim teknis untuk menyasar pada dugaan-dugaan yang ada," ungkap Jokowi.

Menurut Jokowi, Kapolri memang meminta waktu enam bulan bagi tim teknis yang dipimpin Kabareskrim Komjen Pol Idham Aziz, menindaklanjuti temuan TGPF. Meski begitu, bagi Jokowi, jangka waktu enam bulan cukup lama.

"Kalau Kapolri kemarin sampaikan meminta waktu enam bulan, saya sampaikan tiga bulan tim teknis ini harus bisa menyelesaikan apa yang kemarin disampaikan (TGPF)," tegas Jokowi.



Sumber: Suara Pembaruan