Jokowi Beri 3 Bulan Tuntaskan Kasus Novel

Jokowi Beri 3 Bulan Tuntaskan Kasus Novel
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengultimatum Kapolri untuk menuntaskan pengungkapan kasus penyerangan penyidik senior KPK, Novel Baswedan, dalam waktu tiga bulan. ( Foto: Beritasatu TV )
Aichi Halik / AHL Jumat, 19 Juli 2019 | 18:47 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengultimatum Kapolri untuk menuntaskan pengungkapan kasus penyerangan penyidik senior KPK, Novel Baswedan, dalam waktu tiga bulan.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada tim pencari fakta yang sudah sampaikan hasilnya, dan hasil itu mesti ditindaklanjuti oleh tim teknis untuk menyasar dugaan-dugaan yang ada. Oleh sebab itu, kalau Kapolri sampaikan meminta waktu 6 bulan, saya sampaikan 3 bulan tim teknis harus bisa menyelesaikan apa yang kemarin diselesaikan," kata Jokowi kepada wartawan di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (19/7/2019).

Sebelumnya, TGPF yang sudah menyelesaikan tugasnya memberikan rekomendasi dibentuknya tim teknis untuk melacak 3 orang terkait teror Novel. Polri merespons dan tim teknis tersebut akan diberi waktu bekerja selama 6 bulan.

Tim teknis akan dipimpin Kabareskrim Komjen Idham Azis. Tugasnya, seperti rekomendasi dari TGPF, mencari 1 orang tak dikenal yang pernah menyambangi rumah Novel dan mencari dua orang yang berada di atas motor di dekat masjid tempat Novel biasa salat.

"Kita harapkan dengan temuan yang ada sudah menyasar ke kasus-kasus yang sudah terjadi," ujar Jokowi.

Jokowi juga menyebut penyerangan air keras terhadap Novel Baswedan bukan lah kasus yang mudah diungkap.

"Kasusnya ini bukan kasus mudah, kalau kasus mudah, sehari dua hari ketemu," kata Jokowi.



Sumber: BeritaSatu TV