KPU Mamberamo Tengah Akui Bupati Intervensi Pemindahan Suara Caleg Demokrat

KPU Mamberamo Tengah Akui Bupati Intervensi Pemindahan Suara Caleg Demokrat
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman (tengah) didampingi dua hakim konstitusi Enny Nurbaningsih (kiri) dan Arief Hidayat (kanan) saat memimpin sidang pendahuluan sengketa hasil Pemilu Legislatif 2019 di gedung MK, Jakarta, Kamis (11/7/2019). ( Foto: ANTARA FOTO / Reno Esnir )
Yustinus Paat / WM Selasa, 30 Juli 2019 | 21:14 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua KPU Kabupaten Mamberamo Tengah, Engel Pegawak mengakui adanya intevensi Bupati Memberamo Tengah terkait pemindahan suara antara caleg DPRD Kabupaten dari Partai Demokrat. Hal ini disampaikan Engel dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) DPR-DPRD 2019 Provinsi Papua, di Ruang Sidang Mahkamah Konstitusi (MK), Selasa (30/7/2019).

Sengketa ini diajukan oleh pemohon Partai Demokrat yang mempersoalkan perolehan suara antara caleg DPRD dari Demokrat, yakni Berius Kogoya dan Hengky D. Yikwa.

Dalam keterangannya, Ketua KPU Kabupaten Mamberamo Tengah, Engel Pegawak mengatakan, terjadinya pengurangan suara Berius dan penambahan suara Hengky karena ada intervensi dari Bupati Mamberamo Tengah.

“Bahwa benar ada intervensi Bupati untuk memindahkan perolehan suara Berius kepada Caleg Demokrat lainnya,” ungkap Engel.

Kemudian Engel juga mengaku bahwa dirinya bersama Anggota KPU Mamberamo Tengah, Nur Alam pernah dipanggil ke rumah Bupati Mamberamo Tengah. Tujuannya agar menyatakan Berius Kogoya tidak lolos sebagai anggota DPRD.

Saksi yang dihadirkan Partai Demokrat dalam sidang tersebut, Tius Ikwa juga memberikan adanya perubahan suara dari Berius Kogoya. Saat berlangsung Pemilu Legislatif 2019 di Papua, Tius menjadi Tim Sukses dari Berius Kogoya, Caleg Demokrat untuk Anggota DPRD Kabupaten Mamberamo Tengah.

Tius menceritakan, proses rekap suara dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) ke Panitia Pemilihan Distrik (PPD) Kelila, Mamberamo Tengah, berjalan dengan baik dan lancar. Namun demikian, saat proses rekap suara di tingkat kabupaten, terjadi perubahan suara yang mengakibatkan suara Berius berkurang.

“Telah terjadi penggelembungan suara terhadap Caleg Demokrat lainnya, Hengky D. Yikwa. Suaranya bertambah menjadi 1.311 suara. Sementara perolehan suara Berius berkurang menjadi 1.281 suara,” jelas Tius.



Sumber: BeritaSatu.com