Rey Utami Diperiksa Soal Kasus Dugaan Penggelapan Pablo Benua

Rey Utami Diperiksa Soal Kasus Dugaan Penggelapan Pablo Benua
Pasangan YouTuber Pablo Benua (kanan) dan Rey Utami menyapa awak media di sela pemeriksaan kasus "ikan asin" di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (10/7/2019). ( Foto: Antara Foto / Ricky Prayoga )
Bayu Marhaenjati / YUD Kamis, 1 Agustus 2019 | 17:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya, memeriksa Rey Utami terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan mobil yang diduga dilakukan suaminya Pablo Benua, Kamis (1/8/2019) hari ini.

"Iya tadi ada pemeriksaan di Ranmor berkaitan dengan Rey Utami, sekitar jam 10.00 pagi sampai tadi jam 14.00. Ada 28 pertanyaan," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Kamis (1/8/2019).

Dikatakan Argo, dalam pemeriksaan penyidik menanyakan soal dugaan penipuan dan penggelapan mobil Honda HRV dan Jazz.

"Garis besarnya bahwa penyidik menanyakan apakah saksi mengetahui berkaitan dengan mobil HRV dan mobil Jazz. Kemudian, bahwa Rey ini adalah isterinya Pablo. Kemudian, Rey ini pernah melihat mobil HRV yang kemudian diserahkan ke dia atau digunakan oleh Rey itu sendiri, sekitar 2 sampai 3 bulan. Lalu mobil itu diserahkan ke PT I. Kemudian, sampai sekarang saksi tidak pernah lihat mobil itu lagi," ungkap Argo.

Menyoal mobil Jazz, Argo menuturkan, Rey tidak mengetahuinya, namun pernah melihat Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)-nya.

"Untuk mobil Jazz, saksi Rey tidak pernah melihat fisiknya. Tapi dia mengetahui ada STNK yang dibawa oleh Pablo," kata Argo.

Sebelumnya, penyidik telah menetapkan Youtuber Pablo Benua sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan mobil setelah melakukan penyelidikan, memeriksa saksi-saksi dan gelar perkara.

Pablo juga merupakan tersangka kasus dugaan kesusilaan dan pencemaran nama baik melalui media elektronik terkait video "bau ikan asin", bersama istrinya Rey Utami dan Galih Ginanjar. Kasus ini ditangani Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.



Sumber: BeritaSatu.com