Suap Romy, Kakanwil Kemag Jatim Dihukum 2 Tahun Penjara

Suap Romy, Kakanwil Kemag Jatim Dihukum 2 Tahun Penjara
Terdakwa Kepala Kanwil Kemenag Jatim nonaktif Haris Hasanuddin menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (17/7/2019). Haris dituntut tiga tahun penjara denda Rp200 juta subsider enam bulan kurungan karena dinilai terbukti memberikan suap sebesar Rp325 juta kepada Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) non aktif yang juga anggota DPR 2014-2019 Muhammad Romahurmuziy dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin ( Foto: ANTARA FOTO / Rivan Awal Lingga )
Fana Suparman / CAH Kamis, 8 Agustus 2019 | 10:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan hukuman 2 tahun pidana penjara dan denda Rp 150 juta subsider tiga bulan kurungan terhadap Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur (Kakanwil Kemag Jatim) Haris Hasanudin. Majelis Hakim menyatakan, Haris terbukti bersalah telah menyuap anggota DPR sekaligus mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Romy terkait proses seleksi jabatan di lingkungan Kemag.

"Menyatakan terdakwa Haris Hasanudin telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara berlanjut. Menjatuhkan pidana dengan pidana penjara selama dua tahun denda Rp 150 juta subsider tiga bulan kurungan," kata Hakim Ketua Hastoko di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (7/8/2019).

Majelis hakim tidak mengabulkan permohonan justice collaboratore (JC) yang diajukan oleh Haris. Hal ini pun sejalan oleh tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) KPK.

Dalam pertimbangannya, untuk hal yang memberatkan, Majelis Hakim menyatakan Haris tidak mendukung upaya pemerintah yang tengah gencar melakukan pemberantasan korupsi. Sebab, Haris diyakini memberikan suap sebesar Rp 255 juta kepada Rommy.

"Untuk hal yang meringankan, terdakwa belum pernah menjalani proses hukum," jelas Hastoko.

Dalam amar putusan, Haris disebut memberikan uang Rp 255 juta kepada Rommy untuk mengintervensi proses pengangkatannya sebagai Kakanwil Kemag Jatim. Sebab, proses pengangkatan Haris dalam jabatan itu sempat terhambat lantaran pernah mendapatkan sanksi disiplin selama satu tahun pada 2016.

Haris kemudian menemui Rommy tersebut di rumahnya, Jalan Batuampar 3 No 04 Kelurahan Batuampar Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur, dengan memberikan uang Rp 5 juta. Kemudian Haris kembali bertemu Rommy di kediamannya dengan memberikan uang Rp 250 juta agar membantu dalam pengangkatan dirinya sebagai Kepala Kanwil Kemag Provinsi Jawa Timur.



Sumber: Suara Pembaruan