Setnov Akan Bersaksi di Sidang Mantan Dirut PLN Sofyan Basir

Setnov Akan Bersaksi di Sidang Mantan Dirut PLN Sofyan Basir
Setya Novanto. ( Foto: Antara )
Fana Suparman / CAH Senin, 12 Agustus 2019 | 10:44 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta kembali menggelar sidang lanjutan perkara dugaan suap kesepakatan kontrak kerja sama proyek PLTU Riau-1, dengan terdakwa mantan Direktur Utama (Dirut) PT PLN, Sofyan Basir, Senin (12/8/2019). Dalam persidangan hari ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana menghadirkan mantan Ketua DPR RI sekaligus mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto sebagai saksi untuk terdakwa Sofyan Basir.

"Sepertinya saksinya hanya Pak SN (Setya Novanto)," kata Jaksa KPK, Lie Putra Setiawan saat dikonfirmasi, Senin (12/8/2019).

Nama Setnov, sapaan Setya Novanto diketahui muncul‎ dalam dakwaan Sofyan Basir atas perkara dugaan suap terkait proyek PLTU Riau-1. Setnov diduga ikut berperan mempertemukan pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited, Johanes B. Kotjo dengan Sofyan Basir.

Tak hanya itu, Setnov disebut juga dijanjikan commitment fee sebesar 24 persen dari 2,5 persen nilai proyek PLTU Riau-1 atau senilai USD 6 juta.

Diketahui, Jaksa KPK mendakwa Sofyan Basir telah memberikan kesempatan, sarana dan keterangan terjadinya tindak pidana suap terkait proyek pembangunan PLTU Mulut Tambang Riau-1. Suap tersebut diberikan pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited Johannes B. Kotjo kepada mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni M Saragih, dan mantan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham.

Johannes Kotjo menyuap Eni dan Idrus sekitar Rp 4,75 miliar agar dapat menggarap proyek senilai US$ 900 juta tersebut. Rencananya proyek PLTU Riau-1 digarap konsorsium yang terdiri dari anak usaha PLN, PT Pembangkit Jawa Bali Investasi (PJBI), Blackgold Natural, dan China Huadian Engineering Company yang dibawa oleh Johannes Kotjo. Sementara, Sofyan diduga turut memuluskan praktik suap tersebut karena proyek PLTU Riau-1 berada di PLN.

Sofyan juga disebutkan memberi kesempatan atau memfasilitasi dengan turut menghadiri pertemuan-pertemuan dengan Eni, Kotjo dan Idrus Marham serta Setya Novanto. Dalam sejumlah pertemuan itu, Sofyan Basir disebut kerap mengajak Supangkat Iwan Santoso. 



Sumber: Suara Pembaruan