Setelah Pohon, Kini Serangan Siber Diduga Penyebab Kasus Mati Listrik

Setelah Pohon, Kini Serangan Siber Diduga Penyebab Kasus Mati Listrik
Tim PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan) PT PLN melakukan penggantian kabel Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTET). ( Foto: Beritasatu Photo / Ruht Semiono )
Farouk Arnaz / WM Rabu, 14 Agustus 2019 | 21:48 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com — Polisi punya teori lain dibalik peristiwa pemadaman listrik masal di Jabodetabek, Banten, hingga DIY , yang terjadi pada Minggu (4/8/2019) lalu.

Setelah menyebut faktor pohon dibalik kasus yang membuat kesal Presiden Joko Widodo itu, kini kemungkinan serangan siber juga disebut sebagai sebab.

Kabareskrim Komjen Idham Azis mengaku telah memerintah jajarannya menyelidiki soal siber yang jadi biang mati listrik yang menyebabkan kerugian negara triliunan rupiah itu.

“Tolong dilidik apakah ini hanya kejadian blackout biasa di Jakarta atau ada hubungannya dengan kejahatan siber," kata Idham dalam peluncuran website patroli siber di Mabes Polri, Rabu (14/8/2019).

Pasalnya, juga ada pemadaman total serupa yang terjadi di Caracas, Venezuela dan di Manhattan, New York dalam waktu tak lama kemudian.

Rencananya update soal ini akan disampaikan Kamis (15/8) besok. Tim memang membagi tahapan kerja menjadi dua minggu. Minggu pertama, dari rapat pertama hari Kamis lalu, mereka langsung bekerja.



Sumber: BeritaSatu.com