2 Penyuap Romahurmuziy Mulai Jalani Hukuman di Lapas

2 Penyuap Romahurmuziy Mulai Jalani Hukuman di Lapas
Terdakwa Kepala Kanwil Kemenag Jatim nonaktif Haris Hasanuddin menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (17/7/2019). Haris dituntut tiga tahun penjara denda Rp200 juta subsider enam bulan kurungan karena dinilai terbukti memberikan suap sebesar Rp325 juta kepada Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) non aktif yang juga anggota DPR 2014-2019 Muhammad Romahurmuziy dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin ( Foto: ANTARA FOTO / Rivan Awal Lingga )
Fana Suparman / FMB Rabu, 21 Agustus 2019 | 21:15 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjebloskan Kakanwil Kemag Jawa Timur, Haris Hasanuddin dan Kepala Kantor Kemag Grasik, M Muafaq ke penjara. Eksekusi ini dilakukan lantaran perkara suap kepada mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy atau Romy terkait pengisian jabatan di Kemag yang menjerat Haris dan Muafaq telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht.

Jubir KPK, Febri Diansyah mengatakan, Haris Hasanudin dieksekusi dari Rutan Cabang KPK di Gedung C1 atau Gedung Lama KPK ke Lapas Klas I Tangerang. Sementara Muafaq dieksekusi dari Rutan Cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur ke Lapas Klas I Surabaya Porong.

"Para terpidana tersebut dieksekusi berdasarkan putusan yang telah berkekuatan hukum tetap dan akan menjalani masa hukuman sesuai dengan putusan pengadilan terhadap masing-masing," kata Febri di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Diketahui Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan hukuman dua tahun pidana penjara dan denda sebesar Rp 150 juta subsider 2 bulan kurungan terhadap Haris. Majelis Hakim menyatakan, Haris terbukti bersalah telah menyuap Romy terkait proses seleksi jabatan Kakanwil Kemag Jatim yang diikutinya.

Sementara Muafaq dijatuhi hukuman 1 tahun 6 bulan penjara dan denda sebesar Rp 100 juta subsider hukuman 3 bulan kurungan. Majelis Hakim menyatakan Muafaq terbukti secara sah dan meyakinkan memberikan suap sebesar Rp 41,4 juta kepada Abdul Wahab, selaku sepupu Romy, dan sebesar Rp 50 juta untuk Romy. Suap tersebut diberikan agar Romy membantu Muafaq mendapatkan jabatan atau posisi sebagai Kepala Kantor Kemag Gresik.



Sumber: Suara Pembaruan