Hasil Tes DNA Keluar, Polri Ungkap Identitas Pelaku Bom Gereja di Filipina

Hasil Tes DNA Keluar, Polri Ungkap Identitas Pelaku Bom Gereja di Filipina
Brigjen Dedi Prasetyo. ( Foto: Antara )
Farouk Arnaz / CAH Kamis, 5 September 2019 | 15:34 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Mabes Polri mengatakan hasil tes DNA terhadap dua pelaku serangan bom bunuh diri di gereja Katolik di Pulau Jolo, Filipina Januari 2019 telah selesai dilakukan.

Kedua bomber maut itu dipastikan sebagai Rullie Rian Zeke dan Ulfah Handayani Saleh. Kedua warga Sulawesi itu merupakan deportan dari Turki dan berafilisi dengan ISIS.

“Hasil DNA-nya sudah keluar dan identik bahwa pelaku bom itu yang laki-laki atas nama RR dan yang perempuan adalah istrinya atas nama U. Tes DNA nya identik dengan sample DNA dari ayah dan ibu mereka,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri Kamis (5/9/2019).

DNA mereka itu juga ditemukan di TKP. Nanti secara teknis ahli DVI dan DNA Polri yang akan menyampaikan kepada publik.

Seperti diberitkakan keduanya dikenali pasca keterangan Yoga tokoh JAD Kalimantan Timur yang ditangkap Juni lalu di Malaysia.

Yoga adalah orang yang menggantikan Andi Basso sebagai jembatan penghubung jaringan teror Indonesia-Filipina dan berkedudukan di Malaysia.

Sedangkan Andi Basso adalah warga Makassar yang diyakini ada di Filipina Selatan. Dia juga merupakan buron pengeboman gereja Oikuemene di Samarinda pada November 2016 bersama Juanda dkk.

Andi juga yang diduga mengatur perjalanan Rullie dan Ulfa yang semasa hidup di Makassar berjualan nasi kuning itu.

Insiden ledakan dua bom di Gereja Jolo di Provinsi Sulu pada Minggu (27/1) lalu merupakan bom bunuh diri yang dilakukan dua orang. Bom ganda tersebut telah menewaskan 22 orang dan melukai 100 orang lainnya.



Sumber: BeritaSatu.com