Firli Usul Pembentukan Cabang KPK di Seluruh Provinsi

Firli Usul Pembentukan Cabang KPK di Seluruh Provinsi
Suasana tes wawancara dan uji publik Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK) periode 2019-2023 yang di ikuti oleh mantan Direktur Penyidikian KPK, Irjen Firli Bahuri (kiri) di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa 27 Agustus 2019. ( Foto: Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao )
Hendro D Situmorang / HA Senin, 9 September 2019 | 16:21 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pernah menjabat sebagai Deputi Penindakan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Firli Bahuri yakin lolos menjadi komisioner KPK periode 2019-2023. Ia masuk dalam 10 calon pimpinan KPK yang telah diberikan kepada presiden Joko Widodo untuk selanjutnya digodok oleh DPR menjadi lima pimpinan KPK mendatang lewat fit dan proper tes yang mulai digelar Senin (9/9/2019).

Bagi Firli, permasalahan tindak korupsi yang marak tidak bisa hanya diselesaikan dengan penindakan saja. Berarti di tingkat hulu ada masalah, yaitu pada tingkat pencegahan. Maka perlunya pendidikan masyarakat agar potensi imun bisa melekat pada masyarakat. Penolakan untuk tidak melakukan tindak pidana korupsi harus berawal dari masyarakat.

“Pencegahan korupsi adalah perkara yang tidak mudah. Harus banyak pendekatan yang dilakukan seperti halnya pendekatan pendidikan masyarakat, pendekatan pencegahan, penegakan hukum dan monitoring,” terangnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Firli mengatakan pencegahan korupsi bisa dilakukan dengan mempersiapkan generasi yang berkarakter kuat yang memiliki prinsip-prinsip mulia dengan pendidikan anti korupsi.

“Salah satu solusi yang inovatif adalah pembentukan KPK perwakilan di semua provinsi dengan fokus menjamin terlaksananya good governance dan clean goverment,” tegasnya.

Seperti diketahui bahwa saat ini KPK memiliki SDM yang sangat terbatas. Keterbatasan personel dan luas wilayah Indonesia menjadi kendala tersendiri bagi terlaksananya pemberantasan korupsi yang sudah mengakar di Indonesia.

“Pembentukan KPK di semua provinsi sudah mutlak diperlukan untuk menunjang kinerja KPK. Pencegahannya pun harus melibatkan seluruh pihak . karena sinergitas yang kurang maksimal akan berjalan parsial,” tutup dia.



Sumber: Suara Pembaruan