Jawab Tuduhan Desmond, Saut: The Art of Negotiation

Jawab Tuduhan Desmond, Saut: The Art of Negotiation
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang. ( Foto: ANTARA FOTO/Reno Esnir )
Fana Suparman / HA Senin, 9 September 2019 | 19:33 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang membantah tudingan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond J Mahesa yang menyebutnya melakukan lobi-lobi saat dirinya mengikuti fit and proper test calon pimpinan (Capim) KPK di Komisi III DPR pada 2015.

Saut menyatakan apa yang dilakukannya merupakan bagian dari kampanye untuk mengenalkan program-programnya jika terpilih sebagai pimpinan KPK periode 2015-2019.

"Orang yang milih anggota komisi III, ya lobinya ke anggota komisi III, ini program ane Bro Desmond, pilihlah ane. Agar mereka mau milih kita, ya nggak?" kata Saut saat dikonfirmasi, Senin (9/9/2019).

Saut menyatakan, hal tersebut tidak dilarang oleh UU KPK. Apalagi, katanya, saat itu dirinya belum banyak dikenal oleh Komisi III DPR.

"Itu tidak dilarang UU KPK, itu namanya kampanye. Apalagi waktu itu kita kan belum dikenal makluk apa kita ini, itu namanya the art of negotiations," kata Saut.

Ditegaskan Saut yang tidak diperbolehkan adanya transaksi. Saut menegaskan dalam pertemuannya dengan Desmond tidak ada pembahasan yang menjurus pada transaksional. Bahkan, Saut menegaskan setelah terpilih sebagai Komisioner KPK tidak pernah bertemu lagi dengan Desmond kecuali dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi III DPR.

"Saya sama om Desmond tidak transaksional atau janji-janji, bahkan setelah di KPK, saya mati detik ini juga kalau ada bahas kasus atau ketemu dia di mana kecuali di RDP. Desmond itu keren, lepas dia pilih saya atau tidak bahkan dia tidak pernah kontak saya dan sebaliknya. Mungkin model ini baik diterapkan oleh 10 calon pimpinan KPK yang akan dipilih," katanya.



Sumber: Suara Pembaruan