Pencabutan Paspor Veronica Koman, Menkumham Tegaskan Bisa

Pencabutan Paspor Veronica Koman, Menkumham Tegaskan Bisa
Veronica Koman (kanan) dalam foto yang diunggah di akun Facebook personalnya. ( Foto: Dokumentasi Facebook )
Carlos KY Paath / YUD Selasa, 10 September 2019 | 18:39 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly menegaskan, pemerintah dapat melakukan pencabutan paspor Warga Negara Indonesia (WNI). Pencabutan dilakukan apabila ada permintaan dari penegak hukum.

“Kan ada ketentuan, dalam UU Imigrasi dimungkinkan kalau ada permintaan dari penegak hukum,” ungkap Yasonna kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Seperti diketahui, Veronica merupakan salah satu tersangka provokasi asrama Papua di Surabaya, Jawa Timur (Jatim). Polda Jatim sedang menangani kasus tersebut. Yasonna mengungkap, Polda Jatim memang telah meminta pencabutan paspor Veronica.

“Memang benar sudah diminta kapolda Jawa Timur. Sedang diperiksa, sedang dibahas. Sama syaratnya kan harus ada permintaan dari aparat penegak hukum. Sudah masuk (permintaan),” ujar Yasonna.

Yasonna menambahkan, Veronica juga berpeluang diekstradisi. Kini, Veronica disebut-sebut berada di Australia. “Bisa (diekstradisi). Kalau melanggar hukum kan bisa, permintaan bisa. Kalau bukan ekstradisi, diusir,” ucap Yasonna.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat (PD) Rachland Nashidik berharap agar kepolisian berhati-hati dalam mengusulkan pencabutan paspor Veronica. Sebab, kewarganegaraan Veronica akan hilang. 

 



Sumber: Suara Pembaruan