Capim Nawawi Setuju Revisi UU KPK

Capim Nawawi Setuju Revisi UU KPK
Calon Pimpinan KPK Nawawi Pomolango saat uji kelayakan dan kepatutan calon pimpinan KPK di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (11/9/2019). ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Hotman Siregar / JAS Rabu, 11 September 2019 | 14:01 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango setuju dilakukannya revisi UU KPK. Hal itu untuk memastikan adanya azas keadilan.

"Saya setuju soal SP3. Kenapa? Karena pernah ada tersangka, 4 kali saya mutasi tetap sebagai tersangka," kata Nawawi dalamuji kelayakan dan kepatutan capim KPK di ruang rapat Komisi III Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Nawawi menjelaskan, tidak ada filosofi dalam UU KPK tidak bisa mengeluarkan SP3. Selama ini, ia menyebut hanya pendapat para ahli bahwa KPK tak bisa SP3 hanya sebagai pembeda dengan penegak hukum lain seperti kejaksaan.

Sementara dalam KHUP, filosofi SP3 terkait azas kepastian hukum. "Pasal 40 UU No 32 UU KPK dibuat tanpa ada filosofi. Saya setuju revisi UU KPK. SP3 harus ada. Jangan ada tersangka sampai mati," katanya.



Sumber: Suara Pembaruan