Polri Pastikan Asap Indonesia Tidak Cemari Malaysia-Singapura

Polri Pastikan Asap Indonesia Tidak Cemari Malaysia-Singapura
Petugas berupaya memadamkan api yang membakar lahan di sekitar Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat, 13 September 2019. ( Foto: ANTARA FOTO )
Farouk Arnaz / FMB Jumat, 13 September 2019 | 15:03 WIB

Jakarta, Beritasatu.com — Mabes Polri mengatakan pemeriksaan terhadap empat korporasi dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sudah selesai.

“Pemeriksaan terkait empat korporasi sudah selesai tetapi yang bertanggung jawab di korporasi tersebut, terkait penguasaan lahan yang menjadi kuasanya, akan didalami,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri Jumat (13/9/2019).

Jenderal bintang satu itu lantas menyitir BNPB, di mana kabut asap di Malaysia maupun Singapura dipastikan bukan dari Indonesia.

“Tapi update hari ini belum. Yang jelas sampai hari ini secara personal ada 175 orang tersangka yang sudah ditetapkan oleh Polda Riau, Kalteng, kalbar, Kalsel, Sumsel, dan Jambi,” sambungnya.

Soal karhutla menjadi perhatian Presiden Joko Widodo. Dia mengancam akan mencopot pimpinan TNI/Polri yang di daerahnya terjadi karhutla.

Ini dikatakan Jokowi dalam rapat koordinasi di Istana Merdeka yang dihadiri Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian pada 6 Agustus lalu.



Sumber: BeritaSatu.com