Pimpinan KPK Terpilih Lili Siregar Siap Jalankan UU KPK Baru

Pimpinan KPK Terpilih Lili Siregar Siap Jalankan UU KPK Baru
Pimpinan KPK Terpilih Lili Pintauli Siregar (tengah), Nurul Ghufron (kiri), Ketua KPK terpilih Firli Bahuri (kedua kanan), Alexander Marwata (kedua kiri) dan Nawawi Pomolango disela Rapat Paripurna DPR di Gedung Paripurna DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/9/2019). ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Yustinus Paat / FMB Selasa, 17 September 2019 | 20:16 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) terpilih periode 2019-2024, Lili Pintauli Siregar, mengatakan pihaknya siap menjadi pelaksana revisi UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sudah disahkan menjadi undang-undang pada Selasa (17/9/2019). Sebagai pimpinan KPK, kata Lili, dirinya dan empat pimpinan KPK terpilih yang lain adalah pelaksana undang-undang.

"Kami pelaksana undang-undang. Apapun hasil keputusan undang-undang, ya harus dilaksanakan. Mana boleh menabrak. Kami kan bekerja sesuai aturan yang ada, undang-undang yang ada, " ujar Lili saat dihubungi, Selasa (17/9/2019).

Lili mengaku optimis pimpinan KPK terpilih bisa menjalankan tugas pemberantasan korupsi lewat aturan yang baru tersebut. Menurut dia, tujuan jangka panjang mereka adalah pencegahan.

"Kalau UU sudah diketok, sudah disahkan ya kami kerjakan. Soal kekhawatiran kita lihat saja, toh kalau tujuannya untuk pencegahan jangka panjang kita doakan berhasil. Kita laksanakan sebagai eksekutornya,'' tegas Lili.

Lebih lanjut, Lili menyadari ada pihak yang meragukan dan mengkritisi keberadaan mereka sebagai pimpinan KPK terpilih. Namun, dia mengaku tidak terlalu mempedulikan kritik tersebut, pasalnya mereka belum mulai bekerja.

"Kita belum diuji ya. Kita optimistis. Artinya nanti kalau kita kerjakan dengan baik, program pencegahan yang direncanakan oleh pemerintah (yang dituangkan dalam revisi UU KPK) insyaallah akan berjalan," ungkap dia.

Lili juga mengatakan dirinya dan empat pimpinan KPK terpilih belum membicarakan substansi dari UU KPK yang baru disahkan. "Apapun yang diketok akan kami laksanakan," kata dia.

Diketahui, DPR RI telah mengesahkan Revisi UU Nomor 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU KPK) di ruang paripurna gedung Nusantara II kompleks parlemen, Senayan Jakarta, Selasa (17/9/2019) siang.

 

 



Sumber: BeritaSatu.com