Menpora Tersangka Suap, Jokowi: Kami Hormati Keputusan KPK

Menpora Tersangka Suap, Jokowi: Kami Hormati Keputusan KPK
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, menjadi saksi dalam sidang suap dana hibah dari pemerintah untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis 4 Juli 2019. ( Foto: Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao. )
Aichi Halik / AHL Kamis, 19 September 2019 | 19:43 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan dirinya menghormati keputusan KPK yang menetapkan Menpora Imam Nahrawi sebagai tersangka suap.

"Tadi pagi Imam Nahrawi sudah bertemu dengan saya. Saya menghormati apa yang sudah diputuskan oleh KPK bahwa Pak Imam Nahrawi sudah menjadi tersangka karena urusan dana hibah dengan KONI," kata Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (19/9/2019).

Jokowi mengatakan Imam telah menyampaikan surat pengunduran diri kepadanya. Namun Jokowi belum memberikan keputusan terkait pengganti Imam.

"Tentu saja akan kita segera pertimbangkan apakah segera diganti dengan yang baru atau memakai Plt," ujar Jokowi.

Pengumuman status tersangka Imam disampaikan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata pada Rabu (18/9/2019).

Menurut KPK, Imam melalui asisten pribadinya, Miftahul Ulum, diduga menerima uang Rp 14,7 miliar pada kurun 2014-2018. Imam juga diduga meminta Rp 11,8 miliar dalam rentang 2016-2018.

"Sehingga total dugaan penerimaan Rp 26,5 miliar," ujar Alexander.

Uang itu diduga merupakan commitment fee atas pengurusan dana hibah yang diajukan pihak KONI kepada Kemenpora pada 2018.



Sumber: BeritaSatu TV