Polda Kalsel Tetapkan 20 Tersangka Karhutla

Polda Kalsel Tetapkan 20 Tersangka Karhutla
Petugas berupaya memadamkan api yang membakar lahan di sekitar Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat, 13 September 2019. ( Foto: ANTARA FOTO )
Aichi Halik / AHL Rabu, 25 September 2019 | 16:43 WIB

Banjarmasin, Beritasatu.com - Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Kalsel) menetapkan 18 orang dan 2 korporasi sebagai tersangka pembakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Mochamad Rifai mengatakan, seluruh kasus karhutla tersebut tersebar di 13 Kabupaten kota, antara lain Kabupaten Banjar, Banjarbaru, Balangan dan Hulu Sungai Selatan.

"Dari laporan yang sudah masuk baik di Polda maupun di Polres-polres ada 200 kejadian yang diungkap, tetapi tersangkanya ada 20 termasuk ada 2 pelaku korporasi," kata Rifai di Mapolda Kalsel, Banjarmasin, Rabu (25/9/2019).

"Untuk nama tersangka korporasinya belum bisa kita publikasikan,” imbuh Rifai.

Menurut Rifai, Polda Kalsel dan Polres-polres jajaran terus bekerja ekstra dalam penanganan karhutla tahun ini. Kalsel memiliki potensi karhutla tinggi dibanding daerah lain.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat Kalsel duduk di peringkat ke-4 dari 15 provinsi terbesar dengan luas lahan gambut yang terbakar 1.949 hektare.

Per 20 Sepetember 2019, BPBD mencatat total luasan Karhutla di Kalsel mencapai 4.601,92 hektar.

Untuk lahan terbakar seluas 4.474,87 hektar atau 1.493 kasus dan hutan 127,05 hektar atau 29 kasus.



Sumber: BeritaSatu TV