Inspektorat Jateng Terbaik Nasional, KPK Apresiasi Kinerja Ganjar

Inspektorat Jateng Terbaik Nasional, KPK Apresiasi Kinerja Ganjar
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menerima penghargaan pertama nasional pengawasan penyelenggaraan pemerintahan dari Kementerian Dalam Negeri di acara Rapat Koordinasi Pengawasan Pemerintah Daerah secara Nasional Tahun 2019 di The Sunan Hotel Solo, Surakarta, Rabu (25/9/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Stefy Thenu )
Stefi Thenu / FER Rabu, 25 September 2019 | 21:02 WIB

Solo, Beritasatu.com - Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menjadi provinsi terbaik pertama nasional sebagai provinsi dengan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan.

Penghargaan dari Kemdagri itu diterima secara langsung oleh Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, dalam acara Rapat Koordinasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Secara Nasional (Rakorwasdanas) 2019 di The Sunan Hotel Solo, Rabu (25/9/2019).

Selain Jateng, penghargaan diberikan kepada empat provinsi lain yakni Gorontalo sebagai terbaik kedua, Jawa Timur sebagai terbaik ketiga, dan Jabar serta DIY sebagai terbaik keempat dan kelima.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata yang juga hadir dalam kesempatan itu secara khusus menyampaikan selamat kepada Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. Ia menerangkan, pengawasan pemerintahan di Jateng menjadi terbaik karena komitmen Ganjar dalam memberantas korupsi. Menurutnya, pengawasan Jateng menjadi kunci suksesnya pemberantasan korupsi

"Banyak daerah lain, inspektorat itu tidak difungsikan dengan baik, SDM yang dipilih juga yang sesuai selera pimpinan. Namun di Jateng, inspektoratnya pasti bagus-bagus, karena komitmen pimpinannya jelas dalam hal memberantas korupsi. Bersyukur Jateng punya pak Ganjar dan Solo ini punya pak Rudy," kata Alexander Marwata.

Pria yang akrab disapa Alex ini menambahkan, komitmen kepala daerah memang penting dalam hal pemberantasan korupsi. Sosok kepala daerah merupakan kunci dalam persoalan integritas ini.

"Kalau kepala daerahnya komitmen, tentu inspektoratnya juga akan bekerja dengan baik, melakukan pengawasan yang independen dan obyektif," tegas Alex.

Sementara itu, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo meminta jajaran inspektorat tidak berpuas diri dengan penghargaan tersebut. Menurutnya, penghargaan harus dijadikan sebagai pelecut semangat untuk lebih baik lagi.

"Tapi saya senang, artinya apa yang dilakukan teman-teman di inspektorat sudah membuahkan hasil. Penghargaan ini mmebuktikan komitmen teman-teman inspektorat mulai teruji. Selamat kepada teman-teman inspektorat," kata Ganjar.

Ganjar pun membenarkan bahwa tidak semua daerah di Indonesia serius dalam melakukan pengawasan. Untuk itu dirinya mengusulkan, agar inovasi dari lima provinsi yang mendapat penghargaan ini dibawa ke Kementerian Dalam Negeri sebagai role model.

"Saya usulkan yang terbaik-terbaik ini dikumpulkan jadi satu di Kementerian, suruh seluruh daerah melaksanakan sehingga semua memiliki standar yang sama. Mudah-mudahan ini menginspirasi daerah lain untuk berkomitmen mencegah korupsi," pungkas Ganjar.



Sumber: Suara Pembaruan